SeputarDesa.com, Grobogan – Memasuki Musim Tanam Pertama (MT 1) tahun 2025/2026, para petani di Dusun Tempuran, Desa Jatilor, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, mulai melakukan pengolahan lahan persawahan. Aktivitas tersebut terlihat pada Kamis (9/10/2025), sebagai langkah awal menyambut musim tanam padi.
Berdasarkan pantauan di lapangan, sejumlah petani mulai mengolah tanah menggunakan traktor tangan. Hamparan sawah yang sebelumnya kering kini mulai digenangi air. Sisa jerami dari musim tanam sebelumnya turut dibalik untuk mempersiapkan lahan agar siap ditanami padi.
Di tengah kondisi cuaca mendung, aktivitas pembajakan berlangsung di lahan berlumpur. Pengolahan tanah ini menjadi tahapan penting sebelum petani melanjutkan proses penggaruan dan penanaman, dengan tetap menyesuaikan kondisi air serta kesiapan lahan.
Salah satu petani setempat, Solichin, menyampaikan apresiasinya terhadap semangat para petani Dusun Tempuran dalam menyambut dimulainya MT 1 tahun ini.
“Alhamdulillah, MT 1 dimulai. Semangat petani Tempuran, Jatilor, luar biasa. Ini menjadi tanda harapan baru bagi kami. Saya selaku petani Dusun Tempuran, Desa Jatilor, Kecamatan Godong, selalu mendukung para petani karena petani merupakan salah satu penopang utama ketahanan pangan,” ujarnya.
Menurut Solichin, dimulainya musim tanam menjadi momentum penting bagi petani untuk kembali berupaya meningkatkan produktivitas pertanian. Namun, keberhasilan panen tidak hanya ditentukan oleh kesiapan lahan dan semangat petani, tetapi juga dipengaruhi oleh ketersediaan sarana produksi, kondisi cuaca, serta pengelolaan air yang memadai.
Ia berharap pemerintah dapat terus memperhatikan kebutuhan petani, khususnya dalam memastikan ketersediaan pupuk bersubsidi sesuai ketentuan, penyediaan benih unggul, serta menjaga stabilitas harga gabah ketika musim panen tiba.
“Harapan kami, semoga MT 1 kali ini membawa hasil panen yang melimpah dan meningkatkan kesejahteraan petani Dusun Tempuran, Desa Jatilor khususnya, serta masyarakat Kecamatan Godong pada umumnya,” tambahnya.
Dengan dimulainya pengolahan lahan, petani Dusun Tempuran berharap penanaman padi dapat segera dilakukan sesuai kondisi lahan dan ketersediaan air. Musim tanam ini diharapkan menghasilkan panen yang melimpah serta meningkatkan kesejahteraan petani.(**)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi SeputarDesa.com














