SeputarDesa.com, Kota Batu – Wali Kota Batu, Nurochman, mengunjungi packing house COOSAE di Desa Bumiaji, Jumat (9/10/2026). Kunjungan ini untuk melihat langsung proses pengemasan, pelabelan, hingga kesiapan produk pertanian seperti jambu kristal dan kentang segar untuk pasar yang lebih luas.
COOSAE merupakan agregator yang dibentuk pada era mBatu SAE untuk menjadi jembatan antara petani dengan pasar. Dengan pengemasan yang tertata dan standar, produk pertanian Kota Batu diharapkan lebih berdaya saing.
Wali Kota Nurochman menegaskan, Pemkot Batu memprioritaskan perluasan akses pasar hasil pertanian melalui penguatan agregator dan kolaborasi.
“COOSAE ini perannya sangat penting. Petani kita jago produksi, tapi butuh agregator yang bisa mengkurasi, mengemas dengan baik, dan mencarikan pasar. Tugas Pemkot adalah memperkuat ekosistemnya. Kita sudah kerjasama dengan pusat oleh-oleh, pelaku usaha swasta, dan perguruan tinggi di Malang Raya,” tegas Cak Nur.
Ia juga mengingatkan pentingnya legalitas dan keamanan pangan untuk membangun kepercayaan konsumen.
“Khusus produk pangan, izin PIRT, halal, dan standar keamanannya harus diperhatikan. Kalau ini beres, konsumen akan aman dan produk kita bisa masuk ke pasar modern bahkan nasional,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua COOSAE Kota Batu, Rakhmad Hardiyanto, menyambut baik dukungan Pemkot Batu. Ia menyebut saat ini COOSAE fokus pada penyeragaman kualitas dan pengemasan.
“Terima kasih atas kunjungan Bapak Wali Kota Batu. Saat ini kami terus melakukan pendampingan ke petani binaan agar kualitas jambu kristal, kentang dan sayuran lainnya seragam. Dengan packing house ini, produk tidak lagi dijual karungan, tapi sudah ada grading, label, dan kemasan yang layak jual di retail,” ujar Rakhmad Hardiyanto yang juga menjabat Ketua Komite di Sekolah Vokasi Pertanian, SMKN 2 Kota Batu.
Ia berharap pendampingan dari PLUT Kota Batu juga bisa dimanfaatkan anggotanya.
“Teman-teman petani dan UMKM binaan kami masih butuh pendampingan legalitas, manajemen keuangan, dan pemasaran digital. Dengan dukungan PLUT, kami optimis omzet petani bisa meningkat,” pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi SeputarDesa.com















