SeputarDesa.com, Kota Batu – Wali Kota Batu Nurochman blusukan dengan cara nyoride untuk mengecek langsung pelayanan kesehatan di tingkat desa dan kelurahan, Selasa (13/10/2026) sore.
Didampingi jajaran, Nurochman meninjau dua Puskesmas Pembantu (Pustu), yakni Pustu Torongrejo dan Pustu Temas. Ia ingin memastikan program Unit Pelayanan Kesehatan Desa dan Kelurahan (UPKDK) berjalan optimal di lapangan.
Di Pustu Torongrejo, Nurochman berdialog dengan tenaga medis dr. Tri Tiar Gumilang dan menyapa warga yang tengah antre berobat. Kunjungan kemudian dilanjutkan ke Pustu Temas, di sana ia bertemu dr. Delly Safira Hedaputri untuk melihat langsung proses pelayanan kepada pasien.
Program UPKDK sendiri merupakan salah satu program unggulan Pemerintah Kota Batu di era kepemimpinan Nurochman-Heli Suyanto. Program ini sejalan dengan visi Mbatu Sae melalui konsep “Satu Desa Satu Dokter”, agar warga tidak perlu jauh-jauh ke puskesmas atau rumah sakit hanya untuk mendapatkan layanan kesehatan dasar.

Melalui UPKDK, setiap desa dan kelurahan kini memiliki dokter yang siaga melayani masyarakat secara mudah, dekat, dan gratis.
Dalam kesempatan itu, Wali Kota Nurochman juga mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan dan tidak menunda berobat ketika merasakan keluhan.
“Jangan tunggu sakit parah baru berobat. Manfaatkan Pustu dan UPKDK di desa masing-masing. Dekat, mudah, dan gratis,” pesan Nurochman.
Pemkot Batu berharap keberadaan dokter hingga tingkat desa ini mampu meningkatkan derajat kesehatan masyarakat sekaligus mewujudkan pelayanan publik yang benar-benar hadir di tengah warga.(**)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi SeputarDesa.com















