banner 120x600
banner 120x600
banner 970x250
BeritaDaerahPemerintahan

Lokakarya Strategi Pengembangan Kota Sipirok Dorong Kesejahteraan Rakyat Tapanuli Selatan

×

Lokakarya Strategi Pengembangan Kota Sipirok Dorong Kesejahteraan Rakyat Tapanuli Selatan

Sebarkan artikel ini
Gambar: Bupati Tapanuli Selatan, Gus Irawan Pasaribu (Foto: SeputaDesa.com)

SeputarDesa.com, Tapanuli Selatan, 25 November 2025 – Yayasan Tabagsel Institute sukses menyelenggarakan lokakarya bertajuk “Strategi Pengembangan Kota Sipirok Sebagai Ibukota Tapanuli Selatan Untuk Peningkatan Kesejahteraan Rakyat” di Sopo Namora, Kelurahan Baringin, Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bupati Tapanuli Selatan, Gus Irawan Pasaribu, Camat Sipirok, jajaran ASN, serta masyarakat setempat.Lokakarya

Ketua panitia, Ayb Suleman Pulungan, dalam laporannya menjelaskan bahwa lokakarya ini bertujuan untuk merumuskan strategi pembangunan Kota Sipirok sebagai ibukota baru yang mampu meningkatkan kesejahteraan rakyat. Salah satu fokus utama adalah pengembangan kopi sebagai produk unggulan Tapanuli Selatan, sekaligus sebagai pendorong ekonomi lokal.

Baca Juga :  Jalan Penghubung Tiga Perumahan Mutiara dan Dua Desa di Sidoarjo Akan Dibuka

Berbagai narasumber terkemuka hadir untuk berbagi pandangan dan strategi, antara lain Prof. Dr. Ir. Hermanto Sirear, M.EC, Chandra Rambey, DR. Rasmita Adelina Harahap, SP, Ir. Ali Muda Siregar, Asep Wardayanto, serta Dr. Ir. Eddy Irwan Siregar, MM, bersama narasumber lainnya yang kompeten di bidang pembangunan daerah dan ekonomi kreatif.

Dalam sambutannya, Bupati Tapanuli Selatan, Gus Irawan Pasaribu, menyampaikan apresiasi kepada Yayasan Tabagsel Institute atas penyelenggaraan lokakarya ini. Ia menekankan bahwa kegiatan seperti ini menjadi masukan berharga bagi pemerintah daerah dalam merancang strategi pembangunan, sejalan dengan Panca Cita Daerah Kabupaten Tapanuli Selatan.

Baca Juga :  Penutupan KBM Tahap I 2026, TNI–Pemkab Grobogan Resmikan Pembangunan di Desa Jambangan

Ir. Ali Muda Siregar, Pembina Yayasan Tabagsel Institute, menambahkan bahwa hasil lokakarya ini diharapkan menjadi bahan pertimbangan strategis bagi pemerintah daerah, khususnya dalam mendorong pengembangan potensi lokal yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Lokakarya ini menjadi langkah penting dalam mempersiapkan Kota Sipirok sebagai pusat pemerintahan dan ekonomi Tapanuli Selatan, sekaligus menegaskan komitmen bersama antara pemerintah, akademisi, dan masyarakat untuk membangun daerah yang lebih maju dan sejahtera.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi SeputarDesa.com

 




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

SeputarDesa.com - Mengungkap Fakta, Menjaga Integritas Desa