banner 120x600
banner 120x600
banner 970x250
BeritaDaerah

Ketua PERAK SULTRA Sambangi Lapas Kelas IIA Kendari, Pastikan Isu Penggunaan Ponsel Adalah Hoaks

×

Ketua PERAK SULTRA Sambangi Lapas Kelas IIA Kendari, Pastikan Isu Penggunaan Ponsel Adalah Hoaks

Sebarkan artikel ini

SeputarDesa.com, Kendari – Ketua Umum Pergerakan Rakyat Sulawesi Tenggara (PERAK SULTRA), Adi Saputra Jaya, melakukan kunjungan silaturahmi ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kendari pada Selasa (14/04/2026). Kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya mempererat hubungan kelembagaan sekaligus memastikan transparansi informasi yang berkembang di tengah masyarakat.

Kedatangan Adi Saputra Jaya beserta rombongan disambut langsung oleh Kepala Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP), Andi Fahri, bersama jajaran petugas Lapas. Suasana pertemuan berlangsung hangat dan terbuka, di mana kedua pihak saling bertukar pandangan terkait kondisi keamanan dan tata kelola di dalam Lapas.

Klarifikasi Isu yang Beredar di Media Sosial

Selain agenda silaturahmi, kunjungan ini juga difokuskan pada klarifikasi isu yang belakangan ramai diperbincangkan di media sosial. Isu tersebut menyebutkan adanya dugaan pembiaran penggunaan telepon genggam (handphone) oleh warga binaan di dalam Lapas Kelas IIA Kendari.

Menanggapi hal tersebut, KPLP Andi Fahri dengan tegas membantah tudingan yang beredar. Ia menegaskan bahwa seluruh jajaran pengamanan Lapas bekerja secara profesional dan disiplin dalam menjalankan tugas sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) yang telah ditetapkan.

“Isu yang beredar di media sosial itu sama sekali tidak benar dan tidak berdasar. Kami selalu memberikan arahan tegas kepada komandan regu agar seluruh anggota melakukan penjagaan ketat selama 1×24 jam tanpa celah. Pengawasan dilakukan secara berlapis, baik melalui kontrol langsung maupun patroli rutin di setiap blok hunian,” ujar Andi Fahri.

Ia juga menambahkan bahwa pihaknya secara berkala melakukan razia dan pemeriksaan guna memastikan tidak adanya barang terlarang, termasuk handphone, di dalam Lapas. Langkah tersebut merupakan komitmen Lapas dalam menjaga keamanan dan ketertiban.

Baca Juga :  Dukung Ketahanan Pangan, Babinsa Komsos Bersama Warga

Peninjauan Langsung dan Dialog Terbuka

Dalam kunjungannya, Adi Saputra Jaya tidak hanya berdialog dengan pihak Lapas, tetapi juga melakukan peninjauan langsung ke beberapa area guna melihat kondisi faktual di lapangan. Hal ini dilakukan untuk memastikan kebenaran informasi yang berkembang di tengah masyarakat.

Dari hasil peninjauan tersebut, ia menyampaikan bahwa kondisi pengamanan di Lapas Kelas IIA Kendari berjalan dengan baik dan sesuai dengan prosedur yang berlaku.

“Kami telah melakukan klarifikasi secara langsung dengan pejabat Lapas serta melihat kondisi di lapangan. Dari hasil pertemuan dan peninjauan ini, kami menyimpulkan bahwa isu mengenai pembiaran penggunaan handphone oleh narapidana tidak terbukti dan merupakan informasi yang tidak benar atau hoaks,” jelas Adi Saputra Jaya.

Ia juga mengapresiasi kinerja petugas Lapas yang dinilai tetap konsisten menjaga keamanan serta menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab di tengah berbagai tantangan.

Baca Juga :  Hilang dari Sistem E-RDKK, Sejumlah Petani Jombang Tak Bisa Tebus Pupuk Subsidi

Ajakan Bijak Bermedia Sosial

Lebih lanjut, Adi Saputra Jaya mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya di Sulawesi Tenggara, agar lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi, terutama yang berasal dari media sosial.

Menurutnya, penyebaran informasi yang belum terverifikasi dapat menimbulkan kesalahpahaman serta berpotensi merugikan pihak tertentu, termasuk instansi pemerintah.

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak mudah percaya pada informasi yang belum jelas sumbernya. Lakukan verifikasi terlebih dahulu sebelum menyebarkan, agar tidak menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat,” tegasnya.

Komitmen Transparansi dan Sinergi

Kunjungan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara organisasi masyarakat dan lembaga pemasyarakatan dalam menjaga stabilitas serta kepercayaan publik. Transparansi informasi dinilai menjadi kunci penting dalam membangun komunikasi yang sehat antara pemerintah dan masyarakat.

Baca Juga :  Konsolidasi PAC ABPEDNAS Menguat Jelang Aksi Turun Jalan BPD

Pihak Lapas Kelas IIA Kendari juga menyatakan keterbukaannya terhadap berbagai pihak yang ingin melakukan klarifikasi maupun pemantauan, selama sesuai dengan prosedur yang berlaku.

Dengan adanya kunjungan ini, diharapkan masyarakat mendapatkan gambaran yang jelas dan objektif mengenai kondisi di dalam Lapas, serta tidak lagi terpengaruh oleh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

Di akhir kegiatan, kedua pihak sepakat untuk terus menjalin komunikasi yang baik serta berkolaborasi dalam mendukung terciptanya situasi yang kondusif di Sulawesi Tenggara.(**)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi SeputarDesa.com

 




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

SeputarDesa.com - Mengungkap Fakta, Menjaga Integritas Desa