banner 120x600
banner 120x600
banner 970x250
Berita

Ngaji Bareng Jumat Wage Dusun Garu: Tradisi 7 Tahun yang Terus Menguatkan Ukhuwah

×

Ngaji Bareng Jumat Wage Dusun Garu: Tradisi 7 Tahun yang Terus Menguatkan Ukhuwah

Sebarkan artikel ini

SeputarDesa.com, Jombang — Kegiatan Ngaji Bareng Jumat Wage di Dusun Garu, Desa Podoroto, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Jombang kembali digelar dengan penuh kekhidmatan dalam rangka halal bihalal warga RT 05 RW 01, Jumat (17/4/2026).

Rangkaian acara dimulai sejak pagi hari dengan pembacaan khotmil Qur’an yang diikuti oleh para jamaah, kemudian dilanjutkan dengan kirim doa untuk arwah para leluhur dan keluarga yang telah meninggal dunia.

Pada malam harinya, kegiatan dilanjutkan dengan pengajian umum yang menghadirkan Ustadz Muhammad Zainur Rofiq, M.Pd.I selaku pengasuh Jam’iyah Ngaji Bareng Jumat Wage. Dalam tausiyahnya, beliau menyampaikan kajian kitab Lubabul Hadist bab 15 yang menerangkan tentang kesunnahan dalam beribadah.

“Sunnah itu kalau dikerjakan mendapat keutamaan dan pahala, namun jika ditinggalkan memang tidak berdosa, tapi sangat disayangkan (eman-eman) karena kita kehilangan banyak keutamaan,” jelas Ustadz Zainur Rofiq di hadapan jamaah.

Beliau juga menekankan pentingnya menjaga silaturahmi dan memperkuat ukhuwah Islamiyah, khususnya dalam momentum halal bihalal.

“Momentum halal bihalal ini bukan sekadar tradisi, tetapi menjadi sarana untuk saling memaafkan dan mempererat persaudaraan antar sesama,” tambahnya.

Tausiyah kedua disampaikan oleh KH M. Sutrisno dari Jatirejo, Mojokerto. Dalam ceramahnya, beliau mengajak jamaah untuk terus meningkatkan keimanan dan menjaga istiqomah dalam menjalankan ibadah, baik yang wajib maupun sunnah, serta memperkuat kebersamaan di tengah masyarakat.

Baca Juga :  Dari Rumah Sederhana Menuju Layak Huni, Bukti Nyata Pengabdian TMMD

Ketua panitia, Sukron yang juga menjabat sebagai Ketua RT 05, menyampaikan apresiasi kepada seluruh warga atas partisipasi dan kekompakan dalam menyukseskan kegiatan tersebut.

“Alhamdulillah kegiatan ini bisa terus berjalan berkat kebersamaan warga. Semoga Ngaji Bareng Jumat Wage ini tetap istiqomah dan semakin membawa manfaat bagi masyarakat,” ungkap Sukron.

Ngaji Bareng Jumat Wage sendiri merupakan kegiatan rutin yang telah berjalan hampir 7 tahun. Kegiatan ini dilaksanakan setiap malam Jumat Wage secara bergiliran di setiap RT maupun mushola di Dusun Garu. Selain sebagai sarana meningkatkan keimanan, kegiatan ini juga menjadi ajang mempererat kebersamaan dan persaudaraan antarwarga.

Baca Juga :  Buronan Internasional Steven Lyons Berhasil Diamankan di Bali

Dengan konsistensi pelaksanaan yang telah terjaga selama bertahun-tahun, Ngaji Bareng Jumat Wage diharapkan terus menjadi tradisi positif yang mampu memperkuat nilai-nilai keagamaan dan sosial di tengah masyarakat Dusun Garu.(**)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi SeputarDesa.com

 




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

SeputarDesa.com - Mengungkap Fakta, Menjaga Integritas Desa