banner 120x600
banner 120x600
banner 970x250
BeritaDaerah

Bertahun-tahun Rusak, Warga Dusun Sumberpelas Terpaksa Cor Jalan Sendiri di Tengah Diamnya Pemerintah

×

Bertahun-tahun Rusak, Warga Dusun Sumberpelas Terpaksa Cor Jalan Sendiri di Tengah Diamnya Pemerintah

Sebarkan artikel ini

SeputarDesa.com, Jombang – Warga Dusun Sumberpelas, Desa Plabuhan, Kecamatan Plandaan, Kabupaten Jombang, akhirnya turun tangan memperbaiki jalan desa yang rusak parah selama bertahun-tahun secara swadaya, Minggu (24/5/2026). Di tengah kondisi jalan yang terus memburuk, warga menilai belum ada penanganan serius dari pemerintah terhadap akses vital tersebut.

Jalan yang dicor warga itu merupakan akses utama menuju kawasan sendang atau sumber air serta area pemakaman umum desa. Selama bertahun-tahun, jalan dibiarkan dalam kondisi rusak, berlubang, dan kembali menjadi tanah setelah lapisan makadam serta cor lama hancur.

“Kalau hujan jalannya licin sekali, susah dilewati. Tapi ya sampai sekarang belum ada perbaikan yang benar-benar tuntas,” ujar salah seorang warga di lokasi kerja bakti.

Kondisi tersebut membuat warga memilih tidak lagi menunggu bantuan datang. Dana pembangunan dihimpun melalui sistem lumbung dusun, yakni pengelolaan gabah milik warga yang dipinjamkan lalu dikembalikan dengan tambahan sekitar 20 kilogram per kuintal.

Baca Juga :  Terduga Tindak Pidana Pencucian Uang, Gus Yazid Ditangkap Kejagung

Hasil pengelolaan gabah kemudian dijual untuk membeli kebutuhan material seperti semen, pasir, dan batu cor. Sementara seluruh proses pengerjaan dilakukan secara gotong royong tanpa tenaga berbayar.

“Uang dari hasil gabah itu dipakai beli material. Kalau tenaga semuanya warga yang kerja bakti,” kata warga lainnya.

Dari hasil swadaya tersebut, warga berhasil melakukan pengecoran jalan sepanjang sekitar 52 meter. Pengerjaan dilakukan selama dua hari dengan melibatkan puluhan warga yang bekerja sejak pagi hingga sore hari.

Aksi gotong royong warga Dusun Sumberpelas menjadi gambaran ironi pembangunan infrastruktur di pedesaan. Di saat masyarakat harus patungan dan bekerja sendiri memperbaiki akses umum, pemerintah dinilai masih diam terhadap kerusakan jalan yang sudah berlangsung bertahun-tahun.

“Harapan kami sebenarnya sederhana, pemerintah bisa lebih peduli. Jangan sampai warga terus-terusan bergerak sendiri untuk kebutuhan dasar seperti jalan,” ungkap seorang warga.

Warga berharap aksi swadaya tersebut dapat menjadi perhatian pemerintah agar pembangunan jalan lingkungan di wilayah pedesaan mendapat penanganan yang lebih serius dan berkelanjutan.(**)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi SeputarDesa.com

 




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

SeputarDesa.com - Mengungkap Fakta, Menjaga Integritas Desa
error: Dilarang Keras mengcopy sebagian atau seluruh artikel tanpa seizin redaksi