banner 120x600
banner 120x600
banner 970x250
Advertorial

Bupati Bangkalan Apresiasi Peresmian Fakultas Kedokteran UTM, Langkah Strategis Tingkatkan SDM dan Pelayanan Kesehatan Madura

×

Bupati Bangkalan Apresiasi Peresmian Fakultas Kedokteran UTM, Langkah Strategis Tingkatkan SDM dan Pelayanan Kesehatan Madura

Sebarkan artikel ini
Foto : Bupati Bangkalan (tengah) didampingi Wakil Bupati (kanan) dan Kepala Bakesbangpol

SeputarDesa.com, Bangkalan – Peresmian Fakultas Kedokteran di Universitas Trunojoyo Madura (UTM) mendapat sambutan positif dari Pemerintah Kabupaten Bangkalan. Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi atas hadirnya fakultas yang dinilai menjadi tonggak penting dalam pengembangan pendidikan tinggi dan sektor kesehatan di Pulau Madura.

Menurut Bupati Lukman Hakim, kehadiran Fakultas Kedokteran UTM merupakan kabar baik bagi masyarakat Madura. Selain membuka akses pendidikan kedokteran yang lebih dekat, keberadaan fakultas tersebut juga diharapkan mampu melahirkan sumber daya manusia unggul yang siap mengabdi di bidang kesehatan.

“Saya turut berbahagia dan bersyukur atas diresmikannya Fakultas Kedokteran di UTM. Saya berharap kehadiran fakultas ini akan membawa banyak perubahan positif bagi Madura, khususnya Kabupaten Bangkalan,” ujar Lukman Hakim, Kamis (4/6/2026).

Ia menegaskan bahwa peningkatan kualitas kesehatan masyarakat dan pemerataan pelayanan kesehatan merupakan salah satu fokus pembangunan yang terus diperkuat oleh Pemerintah Kabupaten Bangkalan. Karena itu, hadirnya Fakultas Kedokteran UTM dinilai sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui sektor kesehatan.

Baca Juga :  Pesan Lebaran Edy Wuryanto: Pererat Silaturahmi, Jaga Kesehatan Bangsa

Bupati menilai, selama ini banyak putra-putri Madura yang bercita-cita menjadi dokter harus menempuh pendidikan di luar daerah dengan biaya yang relatif tinggi. Kini, dengan hadirnya Fakultas Kedokteran UTM, kesempatan tersebut semakin terbuka luas bagi generasi muda Madura untuk mengembangkan potensi dan meraih cita-citanya.

“Semoga dengan adanya Fakultas Kedokteran UTM semakin mempermudah akses pendidikan kedokteran bagi masyarakat dan putra-putri Madura. Secara otomatis hal ini juga akan berdampak pada peningkatan pelayanan kesehatan di Madura,” katanya.

Lebih lanjut, Lukman Hakim optimistis Fakultas Kedokteran UTM akan menjadi pusat lahirnya tenaga medis dan dokter profesional asal Madura yang mampu menjawab kebutuhan pelayanan kesehatan di berbagai daerah.

Baca Juga :  DPRD Sidoarjo Dorong Pemuda Kreatif Angkat Potensi Desa Lewat Teknologi

Menurutnya, keberadaan tenaga kesehatan yang berasal dari daerah sendiri memiliki peran penting dalam memperkuat pelayanan kesehatan yang berkualitas, merata, dan berkelanjutan.

Ia juga mengajak generasi muda Madura, khususnya Kabupaten Bangkalan, untuk memanfaatkan peluang tersebut sebagai langkah menuju masa depan yang lebih cerah sekaligus berkontribusi bagi pembangunan daerah.

“Saya berharap putra-putri Madura bisa memanfaatkan peluang ini dengan sebaik-baiknya. Semoga ke depan semakin banyak dokter yang lahir dari Madura dan mengabdi untuk masyarakatnya sendiri,” tuturnya.

Peresmian Fakultas Kedokteran UTM diharapkan menjadi momentum strategis dalam memperkuat sinergi antara dunia pendidikan dan sektor kesehatan. Kehadirannya tidak hanya memperluas akses pendidikan tinggi, tetapi juga menjadi investasi jangka panjang dalam mencetak generasi unggul yang siap mendukung kemajuan Madura di masa mendatang.

Baca Juga :  Gempur Rokok Ilegal: Edukasi Humanis Bea Cukai & Satpol PP Sidoarjo Dorong Warga Candi Lebih Cerdas Memilih

(Adv/Kabupaten Bangkalan)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi SeputarDesa.com

 




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

SeputarDesa.com - Mengungkap Fakta, Menjaga Integritas Desa
error: Dilarang Keras mengcopy sebagian atau seluruh artikel tanpa seizin redaksi