banner 120x600
banner 120x600
banner 970x250
BeritaDaerah

Gus Fatchrur Pimpin APINDO Jombang 2026–2031, Targetkan Investasi Baru dan Ribuan Lapangan Kerja

×

Gus Fatchrur Pimpin APINDO Jombang 2026–2031, Targetkan Investasi Baru dan Ribuan Lapangan Kerja

Sebarkan artikel ini
Foto : Tampak Gus Fatchrur, Saat Menyampaikan Sambutannya

SeputarDesa.com, Jombang – Kepemimpinan baru di tubuh Dewan Pimpinan Kabupaten (DPK) APINDO Jombang membawa optimisme baru bagi pertumbuhan ekonomi daerah. Di bawah komando Fatchrur Rohman atau Gus Fatchrur, APINDO Jombang periode 2026–2031 menargetkan peningkatan investasi serta perluasan lapangan kerja guna mendorong kesejahteraan masyarakat.

Gus Fatchrur resmi dilantik sebagai Ketua DPK APINDO Jombang dalam acara yang berlangsung di Pendopo Kabupaten Jombang, Kamis (4/6/2026). Pelantikan tersebut dihadiri Bupati Jombang Warsubi, jajaran pengurus APINDO Jawa Timur, serta para pelaku usaha dari berbagai sektor.

Dalam kesempatan itu, Bupati Jombang, Warsubi, menegaskan bahwa APINDO memiliki posisi strategis sebagai mitra pemerintah dalam memperkuat perekonomian daerah melalui penciptaan iklim usaha yang sehat dan kondusif.

“APINDO memiliki peran yang sangat strategis sebagai wadah pemersatu dunia usaha sekaligus mitra pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi. Keberadaannya sangat dibutuhkan untuk menciptakan iklim investasi yang sehat dan mengakselerasi pembangunan daerah,” ujarnya.

Sebagai Dewan Pertimbangan DPK APINDO Jombang, Warsubi menilai sektor usaha merupakan salah satu pilar utama pembangunan daerah. Selain menjadi penggerak roda perekonomian, dunia usaha juga berkontribusi besar dalam menciptakan lapangan pekerjaan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga :  Danramil Sukorejo Hadiri Pelepasan 443 Siswa SMKN 1 Sukorejo, Kelulusan Capai 100 Persen

Karena itu, ia berharap kepengurusan baru APINDO mampu menjadi jembatan yang efektif antara pemerintah dan pelaku usaha, sekaligus membuka peluang investasi yang lebih luas di Kabupaten Jombang.

Menurut Warsubi, sinergi antara pemerintah dan dunia usaha menjadi kebutuhan yang tidak dapat dipisahkan di tengah dinamika ekonomi yang terus berkembang. Kolaborasi tersebut diyakini menjadi kunci dalam menjaga stabilitas pertumbuhan ekonomi sekaligus menekan angka pengangguran.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Kabupaten Jombang saat ini berada di angka 3,28 persen. Meski menunjukkan tren penurunan, Pemerintah Kabupaten Jombang tetap berupaya memperluas kesempatan kerja melalui penguatan sektor usaha dan pengembangan kewirausahaan.

“Modal kecil tidak boleh menyurutkan niat untuk berusaha. Banyak usaha besar yang berawal dari langkah kecil. Potensi kewirausahaan di Jombang sangat besar dan harus terus dikembangkan,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua DPK APINDO Jombang periode 2026–2031, Fatchrur Rohman, menegaskan bahwa organisasi yang dipimpinnya akan mengambil peran lebih aktif dalam menarik investor untuk menanamkan modal di Kabupaten Jombang.

Baca Juga :  TNI AD Rampungkan Pembangunan Jembatan Bailey di Anggoli, Pulihkan Akses Vital Warga Tapanuli Tengah

Menurutnya, masuknya investasi baru tidak hanya berdampak pada peningkatan aktivitas ekonomi, tetapi juga membuka peluang kerja yang lebih luas bagi masyarakat. Ia optimistis Jombang memiliki daya tarik yang kuat bagi investor karena didukung lokasi yang strategis, sumber daya manusia yang kompetitif, serta perkembangan sektor usaha yang terus tumbuh.

“Ke depan kami berharap APINDO bisa berkolaborasi dengan Pemkab Jombang untuk mendukung visi dan misi Jombang Maju dan Sejahtera untuk Semua,” kata Gus Fatchrur.

Selain fokus pada peningkatan investasi, APINDO Jombang juga akan mendorong lahirnya pengusaha-pengusaha baru, khususnya dari kalangan generasi muda. Program pendampingan usaha, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, hingga perluasan akses jaringan bisnis menjadi agenda prioritas organisasi selama lima tahun mendatang.

Baca Juga :  Menjemput Ampunan di Hari Arafah, Umat Islam Dianjurkan Puasa dan Berdzikir

Dukungan terhadap langkah tersebut juga disampaikan oleh Jhonson Simanjuntak, Wakil Ketua Bidang Organisasi dan Pemberdayaan Daerah DPP APINDO Jawa Timur. Ia menegaskan bahwa APINDO memiliki peran penting sebagai mitra strategis pemerintah dalam meningkatkan investasi sekaligus mengurangi angka pengangguran.

“Bagaimana kita bisa berkolaborasi dengan pemerintah untuk meningkatkan investasi. Kami meyakini sinergi merupakan kunci utama dalam menciptakan iklim investasi yang semakin baik,” ujarnya.

Dengan kepemimpinan baru ini, APINDO Jombang diharapkan tidak hanya menjadi wadah bagi para pelaku usaha, tetapi juga mampu tampil sebagai motor penggerak pertumbuhan ekonomi daerah. Melalui penguatan investasi, pemberdayaan dunia usaha, dan penciptaan lapangan kerja, APINDO Jombang berkomitmen mendukung terwujudnya pembangunan yang berkelanjutan dan kesejahteraan masyarakat yang lebih merata.(**)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi SeputarDesa.com

Penulis: Asnan PramudiaEditor: Irwani Umam

 




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

SeputarDesa.com - Mengungkap Fakta, Menjaga Integritas Desa
error: Dilarang Keras mengcopy sebagian atau seluruh artikel tanpa seizin redaksi