banner 120x600
banner 120x600
banner 970x250
BeritaNasional

KH Ahmad Hasby Munif Ingatkan Munas dan Konbes NU Tetap Berpegang pada Amanah Pendiri

×

KH Ahmad Hasby Munif Ingatkan Munas dan Konbes NU Tetap Berpegang pada Amanah Pendiri

Sebarkan artikel ini

SeputarDesa.com, Kediri– Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) Nahdlatul Ulama (NU) Tahun 2026 diharapkan menjadi forum yang mampu menjaga dan meneruskan amanah para pendiri organisasi. Harapan tersebut disampaikan Pengasuh Pondok Pesantren Queen Al-Falah Ploso, Kediri, KH Ahmad Hasby Munif, saat memberikan sambutan dalam pembukaan Munas dan Konbes NU 2026, sabtu (20/6/2026)

Mewakili dzurriyah Pondok Pesantren Al-Falah Ploso, KH Ahmad Hasby Munif menegaskan bahwa Munas dan Konbes memiliki posisi penting dalam perjalanan organisasi. Menurutnya, forum tersebut bukan hanya agenda kelembagaan yang dilaksanakan secara berkala, melainkan wadah strategis untuk merumuskan kebijakan dan keputusan yang akan menjadi pedoman NU dalam menghadapi berbagai tantangan zaman.

Baca Juga :  Diskominfo Kuningan Gelar Donor Darah, ASN Antusias Berbagi Kehidupan

Dalam pidatonya, ia mengajak seluruh peserta untuk meneladani semangat para muassis NU yang telah meletakkan fondasi organisasi dengan ketulusan, keilmuan, dan pengabdian kepada umat.

“Setiap keputusan yang dihasilkan harus mencerminkan semangat perjuangan para pendiri NU dan berorientasi pada kemaslahatan umat,” ujarnya.

KH Ahmad Hasby Munif menjelaskan bahwa para ulama pendiri NU memiliki cara pengabdian yang beragam. Sebagian aktif dalam kepengurusan organisasi, sebagian lainnya mengembangkan pesantren, sementara yang lain berkhidmah melalui majelis ilmu dan dakwah di tengah masyarakat.

Menurutnya, seluruh bentuk pengabdian tersebut memiliki nilai yang sama dalam membesarkan Nahdlatul Ulama. Karena itu, ia mengingatkan agar tidak muncul pandangan yang membedakan atau mempertentangkan peran ulama yang berada dalam struktur organisasi dengan mereka yang berjuang melalui jalur lain.

“NU tumbuh besar karena kontribusi seluruh ulama dan pesantren. Semua memiliki peran penting dan saling melengkapi dalam menjaga keberlangsungan jamiyah,” katanya.

Ia juga menegaskan bahwa ukuran kemuliaan seorang ulama tidak terletak pada jabatan yang disandang. Lebih dari itu, seorang ulama dihormati karena keluasan ilmu, kebijaksanaan dalam bersikap, serta manfaat yang diberikan kepada masyarakat.

Baca Juga :  Sosialisasi Kadarkum di Desa Podoroto: Kapolsek Kesamben Tekankan Pencegahan KDRT dan Bahaya Judi Online

Dalam kesempatan tersebut, KH Ahmad Hasby Munif berharap Munas dan Konbes NU 2026 dapat melahirkan keputusan-keputusan yang bijaksana dengan melibatkan berbagai pandangan dan pengalaman para ulama. Dengan demikian, hasil forum tidak hanya memiliki legitimasi organisasi, tetapi juga mengandung nilai-nilai hikmah yang menjadi ciri khas NU.

Selain itu, ia mengajak seluruh warga Nahdliyin untuk terus memperkuat ukhuwah dan menjaga kebersamaan. Menurutnya, persatuan seluruh elemen NU merupakan kunci utama dalam menjaga khidmah organisasi dan melanjutkan perjuangan para pendiri.

Baca Juga :  Alih Fungsi Dana Pangan di Dulukapa, BUMDes Diduga Gunakan Rp139 Juta untuk Aset Bermasalah

Munas dan Konbes NU 2026 sendiri menjadi momentum penting untuk memperkuat konsolidasi organisasi, memperluas partisipasi berbagai unsur dalam pengambilan keputusan, serta meneguhkan kembali komitmen Nahdlatul Ulama sebagai organisasi yang senantiasa berpijak pada nilai-nilai keislaman, kebangsaan, dan amanah para muassis dalam mengabdi kepada umat dan bangsa.(**)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi SeputarDesa.com

 




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

SeputarDesa.com - Mengungkap Fakta, Menjaga Integritas Desa
error: Dilarang Keras mengcopy sebagian atau seluruh artikel tanpa seizin redaksi