SeputarDesa.com, Grobogan – Pemerintah Desa Jatilor, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, menggelar Musyawarah Dusun (Musdus) di Dusun Tempuran sebagai bagian dari tahapan penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) Tahun 2027. Kegiatan yang berlangsung di kediaman Kepala Dusun Tempuran itu dihadiri perangkat desa, tokoh masyarakat, serta perwakilan warga setempat, Selasa (23/6/2026).
Musdus menjadi forum strategis bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai aspirasi dan kebutuhan pembangunan di tingkat dusun. Berbagai usulan yang mencakup sektor infrastruktur, kesehatan, pendidikan, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat dibahas secara terbuka dalam forum tersebut.
Kepala Desa Jatilor menegaskan bahwa Musdus merupakan bagian penting dalam proses perencanaan pembangunan desa yang berorientasi pada kebutuhan nyata masyarakat.
“Musyawarah Dusun menjamin usulan warga tidak berhenti di atas kertas. Kami ingin seluruh program yang direncanakan untuk tahun 2027 benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat di lapangan,” ujarnya.
Menurutnya, keterlibatan masyarakat sejak tahap awal perencanaan menjadi kunci dalam mewujudkan pembangunan yang tepat sasaran dan berkelanjutan. Dengan demikian, setiap program yang dihasilkan nantinya memiliki manfaat langsung bagi warga desa.

Sementara itu, Kepala Dusun Tempuran, Suwartoyo, mengatakan bahwa Musdus merupakan langkah awal dalam rangkaian penyusunan dokumen perencanaan pembangunan desa. Seluruh aspirasi yang muncul dalam forum akan dicatat, diverifikasi, dan dibahas lebih lanjut pada tingkat desa.
“Semua usulan dari bawah akan kita verifikasi dan bahas bersama di tingkat desa sebelum masuk Musrenbangdes. Prinsipnya, perencanaan dari warga, oleh warga, dan untuk warga,” kata Suwartoyo saat memimpin jalannya musyawarah.
Suasana musyawarah berlangsung hangat dan penuh kebersamaan. Para peserta duduk lesehan sambil menyampaikan berbagai masukan terkait kebutuhan pembangunan di lingkungan mereka. Diskusi berjalan secara demokratis dengan mengedepankan musyawarah mufakat untuk menentukan usulan-usulan yang menjadi prioritas.
Sejumlah kebutuhan yang mengemuka dalam forum di antaranya peningkatan kualitas infrastruktur lingkungan, perbaikan sarana umum, dukungan bagi kegiatan pendidikan dan kesehatan masyarakat, serta program pemberdayaan ekonomi yang mampu meningkatkan kesejahteraan warga.

Hasil Musdus Dusun Tempuran selanjutnya akan dibawa ke Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) sebagai bahan penyusunan RKPDes Jatilor Tahun 2027. Melalui mekanisme tersebut, setiap usulan akan dipilah berdasarkan skala prioritas, kebutuhan mendesak, serta kemampuan anggaran desa.
Pemerintah Desa Jatilor menegaskan komitmennya untuk menjaga proses perencanaan pembangunan yang transparan, partisipatif, dan akuntabel. Langkah tersebut sejalan dengan amanat Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 114 Tahun 2014 tentang Pedoman Pembangunan Desa yang menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam setiap tahapan pembangunan.
Dengan pelaksanaan Musdus ini, diharapkan program pembangunan Desa Jatilor pada tahun 2027 dapat lebih tepat sasaran, menjawab kebutuhan masyarakat, serta mendorong terwujudnya pembangunan desa yang berkelanjutan dan inklusif.(**)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi SeputarDesa.com















