SeputarDesa.com | Jombang – Pengurus Anak Cabang (PAC) GP Ansor Kecamatan Megaluh terus menguatkan peran dakwah di tengah masyarakat melalui program Turba Khatib Jumat Legi. Dalam kegiatan yang berlangsung di Masjid Darussalam, Desa Sudimoro, pada Jumat Legi, 3 Juli 2026, Ketua PAC GP Ansor Kecamatan Megaluh, Ahmad Fauzan Hasan, S.Pd., mendapat amanah menyampaikan khutbah Jumat dengan tema “Jangan Tinggalkan Amar Makruf Meski Amal Belum Sempurna.”
Khutbah tersebut mengangkat pesan penting tentang kewajiban setiap muslim untuk tetap mengajak kepada kebaikan (amar makruf) dan mencegah kemungkaran (nahi mungkar), meskipun dirinya sendiri masih terus berjuang memperbaiki kualitas ibadah dan akhlaknya. Tema ini dipilih karena dinilai sangat relevan dengan berbagai tantangan kehidupan masyarakat saat ini, terutama di era digital yang sarat dengan arus informasi yang begitu cepat.
Dalam khutbahnya, Ahmad Fauzan Hasan menjelaskan bahwa salah satu kesalahpahaman yang kerap muncul di tengah masyarakat adalah anggapan bahwa seseorang harus menjadi pribadi yang sempurna terlebih dahulu sebelum berani menasihati atau mengajak orang lain kepada kebaikan. Padahal, menurutnya, Islam tidak pernah menjadikan kesempurnaan sebagai syarat untuk berdakwah.
Ia menegaskan bahwa setiap muslim memiliki kewajiban untuk terus belajar, memperbaiki diri, sekaligus saling mengingatkan dalam kebaikan. Proses memperbaiki diri dan berdakwah bukanlah dua hal yang saling bertentangan, melainkan berjalan beriringan sebagai bagian dari ikhtiar menjadi hamba Allah yang lebih baik.
“Kesempurnaan bukanlah syarat untuk mengajak kepada kebaikan, tetapi alasan untuk terus memperbaiki diri sambil menebarkan manfaat kepada sesama,” tegas Ahmad Fauzan Hasan dalam khutbahnya.
Lebih lanjut, ia mengajak jamaah agar menjadikan amar makruf nahi mungkar sebagai budaya dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, dakwah tidak selalu harus dilakukan melalui mimbar atau forum besar, tetapi juga dapat diwujudkan melalui keteladanan, tutur kata yang santun, kepedulian terhadap sesama, serta keberanian menyampaikan kebenaran dengan cara yang bijaksana.
Ahmad Fauzan Hasan juga menyoroti fenomena sosial yang berkembang di tengah masyarakat, terutama akibat pesatnya perkembangan teknologi informasi. Ia menyebut, media sosial telah memberikan banyak manfaat, namun di sisi lain juga memunculkan berbagai persoalan seperti maraknya penyebaran hoaks, ujaran kebencian, fitnah, perundungan digital, hingga budaya saling menghakimi.
Dalam kondisi seperti itu, menurutnya, tidak sedikit orang memilih diam ketika melihat kemungkaran atau penyimpangan karena merasa dirinya belum cukup baik untuk memberi nasihat. Padahal, sikap diam terhadap kemungkaran justru dapat memperbesar dampak negatif yang ditimbulkan.
“Islam mengajarkan bahwa memperbaiki diri dan mengajak orang lain kepada kebaikan merupakan dua kewajiban yang dapat dilakukan secara bersamaan. Selama disampaikan dengan hikmah, penuh kasih sayang, dan tidak merasa paling benar, dakwah akan menjadi jalan untuk saling menguatkan,” ujarnya.
Program Turba Khatib Jumat Legi yang dilaksanakan PAC GP Ansor Kecamatan Megaluh merupakan salah satu bentuk nyata pengabdian organisasi kepada masyarakat. Melalui program ini, kader-kader Ansor hadir di berbagai masjid untuk menyampaikan pesan-pesan keislaman yang moderat, menyejukkan, serta sesuai dengan kebutuhan umat di tengah perkembangan zaman.
Selain memperkuat syiar Islam Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat hubungan antara GP Ansor dengan masyarakat desa, sekaligus memperkokoh ukhuwah islamiyah, ukhuwah wathaniyah, dan ukhuwah basyariyah.
PAC GP Ansor Kecamatan Megaluh berharap kegiatan Turba Khatib Jumat Legi dapat terus berlangsung secara berkelanjutan dan memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat. Dengan semakin banyaknya ruang dakwah yang diisi oleh kader-kader muda Nahdlatul Ulama, diharapkan nilai-nilai amar makruf nahi mungkar semakin tumbuh dalam kehidupan bermasyarakat, sehingga tercipta lingkungan yang religius, harmonis, damai, serta mampu menghadapi berbagai tantangan sosial dengan semangat kebersamaan dan kepedulian.(**)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi SeputarDesa.com















