SeputarDesa.com, Jombang – Suara sapu yang bergesekan dengan lantai, derap langkah para santri membawa peralatan kebersihan, hingga canda ringan di sela-sela kerja bakti mewarnai suasana Masjid Al-Musabihin, Dusun Sumberpacing, Desa Sumber Sari, Kecamatan Megaluh, Kabupaten Jombang, Minggu (5/7/2026).
Sebanyak 350 santri dan santriwati Pagar Nusa Padepokan Lingpasraga turun langsung mengikuti kegiatan ro’an atau kerja bakti untuk mempersiapkan lokasi pelaksanaan Lailatul Ijtima’ Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Jombang yang akan digelar pada Selasa (7/7/2026).
Sejak pagi, para peserta dibagi ke dalam beberapa kelompok. Sebagian membersihkan ruang utama masjid dan serambi, sementara kelompok lainnya merapikan halaman, tempat wudu, saluran air, hingga area parkir dan akses masuk menuju lokasi kegiatan. Seluruh pekerjaan dilakukan secara bergotong royong tanpa membedakan tugas, mencerminkan budaya kebersamaan yang telah lama menjadi tradisi di lingkungan Nahdlatul Ulama.
Pembina Padepokan Lingpasraga, Kang Yanto, mengatakan kegiatan ro’an merupakan bagian dari proses pembinaan karakter santri. Menurutnya, pengabdian kepada masyarakat dan organisasi harus ditanamkan melalui tindakan nyata, bukan sekadar teori.
“Ro’an adalah pendidikan kehidupan. Santri belajar bahwa menjaga kebersihan rumah ibadah, melayani tamu, dan bekerja sama merupakan bagian dari ibadah sekaligus bentuk khidmah kepada Nahdlatul Ulama. Kami ingin nilai itu terus hidup dalam diri setiap kader,” ujarnya.

Kegiatan tersebut juga dihadiri Ketua PAC GP Ansor Megaluh, Sahabat Johan Harianto. Ia menilai keterlibatan ratusan santri menunjukkan kesiapan kader muda NU dalam mendukung setiap agenda organisasi, baik melalui pengamanan, pelayanan, maupun kerja sosial.
“Semangat gotong royong yang ditunjukkan para santri hari ini menjadi modal penting dalam menjaga tradisi kebersamaan di tubuh Nahdlatul Ulama. Mereka hadir bukan untuk mencari pengakuan, tetapi untuk memastikan tamu dan jamaah dapat beribadah dengan nyaman,” kata Johan.
Ro’an menjadi salah satu rangkaian persiapan menjelang Lailatul Ijtima’ PCNU Jombang yang akan dipusatkan di Masjid Al-Musabihin. Forum rutin tersebut dikenal sebagai wadah mempererat silaturahmi, memperkuat ukhuwah, sekaligus menjadi media penyampaian dakwah dan konsolidasi warga Nahdlatul Ulama di Kabupaten Jombang.
Bagi keluarga besar Pagar Nusa Padepokan Lingpasraga, keterlibatan dalam persiapan kegiatan bukan sekadar memenuhi kebutuhan teknis penyelenggaraan. Lebih dari itu, ro’an dipandang sebagai implementasi nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah yang menempatkan pengabdian, kepedulian sosial, dan kerja sama sebagai bagian dari pendidikan kader.
Dengan kesiapan yang terus dimatangkan, panitia berharap pelaksanaan Lailatul Ijtima’ PCNU Jombang dapat berlangsung lancar, tertib, dan khidmat. Kehadiran berbagai unsur badan otonom serta masyarakat diharapkan semakin memperkokoh semangat persaudaraan dan khidmah kepada umat, bangsa, dan Nahdlatul Ulama.(**)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi SeputarDesa.com















