SeputarDesa.com, Kota Batu – Fenomena antrean bahan bakar minyak (BBM) jenis solar kembali terjadi di Kota Batu. Kali ini, antrean panjang mengular di SPBU Lahor yang berada di Jalan Panglima Sudirman, Kota Batu, Selasa (20/10/2026) siang.
Berdasarkan pantauan SeputarDesa.com di lapangan, antrean kendaraan sudah terlihat sejak pagi dan semakin panjang menjelang siang. Antrean bahkan hampir meluber hingga ke badan jalan.
Yang menarik, antrean tersebut didominasi oleh kendaraan niaga. Mulai dari truk pengangkut barang, truk box, pikap, hingga kendaraan proyek, semuanya berjejer rapi menunggu giliran untuk mengisi solar.
Kondisi ini tak ayal membuat arus lalu lintas di jalur utama Panglima Sudirman Kota Batu sempat tersendat. Sejumlah pengendara roda dua dan mobil pribadi yang tidak mengantre terpaksa harus ekstra hati-hati saat melintas.
Menurut keterangan pengawas SPBU Lahor yang ditemui di lokasi, lonjakan antrean memang terjadi karena tingginya permintaan solar dari kendaraan niaga.
“Iya mas, yang antre ini kebanyakan solar semua. Kendaraan niaga semua yang dominan. Dari pagi sudah antre,” ujar pengawas SPBU tersebut.
Ia menambahkan, pasokan solar memang terbatas sementara permintaan terus meningkat, sehingga antrean tak terhindarkan.

Keluhan pun datang dari para sopir. Salah satu sopir truk yang enggan disebutkan namanya mengaku sudah antre lebih dari satu jam namun belum juga mendapat giliran.
“Sudah sejam lebih mas antre di sini. Tadi dari SPBU Junrejo juga antre panjang, makanya pindah ke sini, ternyata sama saja. Solar lagi susah,” keluhnya.
Fenomena langkanya solar ini bukan hanya terjadi di Kota Batu. Dalam beberapa hari terakhir, antrean solar juga dilaporkan terjadi di sejumlah SPBU di wilayah Malang Raya, mulai dari Kabupaten Malang hingga Kota Malang.
Para sopir berharap ada solusi dari pemerintah dan pihak Pertamina agar distribusi solar subsidi bisa lebih lancar, mengingat solar menjadi nadi utama bagi kendaraan angkutan logistik dan barang.
Hingga berita ini diturunkan pada Senin siang, antrean di SPBU Lahor masih terus terjadi dan belum menunjukkan tanda-tanda mereda. Petugas SPBU terus mengatur antrean agar tidak mengganggu pengguna jalan lain.(**)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi SeputarDesa.com















