banner 120x600
banner 120x600
banner 970x250
Berita

KDM Tegaskan Tidak Ada Rencana Ubah Nama Jawa Barat Menjadi Tatar Sunda

×

KDM Tegaskan Tidak Ada Rencana Ubah Nama Jawa Barat Menjadi Tatar Sunda

Sebarkan artikel ini

SeputarDesa.com, Bandung Gubernur Provinsi Jawa Barat, Dedi Mulyadi atau yang akrab disapa Kang Dedi Mulyadi (KDM), menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Barat tidak pernah memiliki rencana mengubah nama Provinsi Jawa Barat menjadi Tatar Sunda. Penegasan tersebut disampaikan menyusul munculnya berbagai spekulasi dan narasi yang beredar luas di media sosial setelah pelaksanaan rangkaian peringatan Milangkala Tatar Sunda yang mencapai puncaknya pada 18 Mei 2026.

Menurut KDM, peringatan Milangkala Tatar Sunda sejatinya merupakan momentum kebudayaan yang bertujuan memperkuat jati diri masyarakat Sunda sekaligus mengingatkan pentingnya nilai-nilai sejarah, tradisi, dan identitas budaya sebagai fondasi pembangunan di masa depan.

Kegiatan tersebut sama sekali tidak berkaitan dengan agenda perubahan nama daerah ataupun perubahan administrasi pemerintahan.

Baca Juga :  Triana Handayani Ajak Kader PDI-P Kedungjati Tingkatkan Semangat Hadapi Pemilu

“Kegiatan ini adalah spirit bagi kita semua untuk terus mengingat kembali siapa diri kita, berasal dari mana, dan hendak ke mana pembangunan yang dilakukan,” ujar KDM.

Ia menjelaskan bahwa identitas budaya memiliki posisi strategis dalam membangun karakter masyarakat.

Kebudayaan, menurutnya, menjadi sumber nilai yang mampu memperkuat visi pembangunan daerah tanpa harus mengubah identitas administratif yang telah diatur dalam sistem pemerintahan negara.

Namun demikian, berkembangnya berbagai unggahan di media sosial yang mengaitkan Milangkala Tatar Sunda dengan rencana pergantian nama Provinsi Jawa Barat dinilai telah menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.

Karena itu, KDM merasa perlu memberikan klarifikasi secara langsung agar tidak muncul informasi yang menyesatkan.

“Ada yang melempar wacana, membuat cerita-cerita di media sosial, akan ada perubahan nama Jawa Barat jadi Tatar Sunda. Saya katakan seluruh rangkaian itu adalah karangan orang lain,” tegasnya.

Baca Juga :  Babinsa Koramil Kraton Hadiri Selamatan Running Dapur MBG Lanud Muljono

Ia memastikan Pemerintah Provinsi Jawa Barat tidak sedang membahas ataupun merancang perubahan nama provinsi. Seluruh energi pemerintah daerah, kata dia, difokuskan pada pelaksanaan program pembangunan, peningkatan pelayanan publik, penguatan ekonomi masyarakat, pendidikan, kesehatan, serta pelestarian kebudayaan daerah.

“Namanya tetap Jawa Barat,” katanya singkat namun tegas.

KDM juga mengajak masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi yang belum jelas sumber dan kebenarannya. Ia berharap ruang digital dimanfaatkan untuk menyebarkan informasi yang edukatif, memperkuat persatuan, serta mendukung pembangunan daerah.

Di akhir pernyataannya, Gubernur Jawa Barat mengajak seluruh masyarakat untuk terus berkarya, bekerja, dan memberikan kontribusi positif bagi lingkungan sekitarnya.

Baca Juga :  Ngajaga Jiwa, Ngajaga Raga: Edukasi Kesehatan Dikemas Lewat Kesenian Rakyat di Desa Matangaji Kabupaten Cirebon

“Sehat, sukses selalu, dan terus beraktivitas untuk kebaikan kehidupan kita, keluarga, dan masyarakat,” tutupnya.

Pernyataan tersebut sekaligus menjadi penegasan resmi bahwa berbagai isu mengenai perubahan nama Provinsi Jawa Barat menjadi Tatar Sunda hanyalah spekulasi yang tidak berasal dari kebijakan maupun agenda Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Pemerintah memastikan identitas administratif provinsi tetap menggunakan nama Provinsi Jawa Barat, sementara semangat Tatar Sunda tetap ditempatkan sebagai bagian dari upaya pelestarian budaya, sejarah, dan jati diri masyarakat Sunda.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi SeputarDesa.com

 




SeputarDesa.com - Mengungkap Fakta, Menjaga Integritas Desa
error: Dilarang Keras mengcopy sebagian atau seluruh artikel tanpa seizin redaksi