SeputarDesa.com, Purworejo – Kepolisian Resor (Polres) Purworejo menyalurkan bantuan air bersih kepada warga Desa Girijoyo, Kecamatan Kemiri, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, Senin (19/10/2026) siang. Bantuan tersebut diberikan sebagai respons atas krisis air bersih yang dialami warga akibat kemarau panjang.
Penyaluran bantuan ini berawal dari informasi yang disampaikan Kapolsek Kemiri dan Bhabinkamtibmas mengenai kondisi masyarakat yang mulai kesulitan mendapatkan air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Kegiatan dipimpin langsung Kapolres Purworejo, AKBP Erma Rahayu Kusuma Ningrum, S.H., S.I.K., M.A., didampingi Wakapolres Purworejo Kompol Amin Supangat, S.H., M.M., serta jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Purworejo.
Aksi sosial tersebut sekaligus menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Humas Polri ke-75.
Kapolres Purworejo, AKBP Erma Rahayu Kusuma Ningrum, mengatakan penyaluran bantuan air bersih merupakan bentuk kepedulian kepolisian terhadap masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan, terutama dalam memenuhi kebutuhan dasar selama musim kemarau.
Menurutnya, informasi mengenai kondisi warga menjadi dasar bagi jajaran Polres Purworejo untuk segera mengambil langkah guna membantu meringankan beban masyarakat terdampak.
“Berawal dari informasi yang disampaikan Kapolsek Kemiri dan Bhabinkamtibmas mengenai kondisi warga Desa Girijoyo yang mulai kesulitan air bersih, kami bergerak untuk menyalurkan bantuan ini guna meringankan beban masyarakat,” ujar AKBP Erma saat meninjau kegiatan di lokasi.

Dalam kegiatan tersebut, Polres Purworejo mengerahkan satu unit truk tangki berkapasitas 4.000 liter air bersih. Bantuan itu disalurkan untuk memenuhi kebutuhan mendesak warga, khususnya 30 kepala keluarga (KK) yang paling terdampak krisis air bersih.
Kepala Desa Girijoyo, Turahman, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kapolres Purworejo beserta seluruh jajaran atas bantuan yang diberikan kepada warganya.
Ia berharap bantuan tersebut dapat membantu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat di tengah kondisi kemarau yang belum berakhir.
Dampak kekeringan dirasakan langsung oleh warga setempat. Siti Ulfa, salah seorang warga Desa Girijoyo, mengungkapkan bahwa kesulitan air bersih telah berlangsung selama kurang lebih empat bulan terakhir.
Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, termasuk memasak dan minum, warga terpaksa menempuh perjalanan sekitar dua kilometer menuju sumber air terdekat.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Ibu Kapolres dan jajaran Polres Purworejo atas bantuan air bersih ini. Bantuan ini sangat berharga dan bermanfaat bagi kami di saat situasi sulit seperti sekarang. Semoga hujan bisa segera turun di desa kami,” ungkap Siti.
Penyaluran bantuan tersebut menjadi upaya meringankan beban masyarakat yang terdampak kekeringan. Di tengah kemarau panjang, ketersediaan air bersih menjadi kebutuhan mendesak yang memerlukan perhatian dan dukungan berbagai pihak agar aktivitas sehari-hari warga tetap berjalan.(**)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi SeputarDesa.com















