SeputarDesa.com, Grobogan — Petani di Dusun Tempuran, Desa Jatilor, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, mulai beralih menggunakan mesin tanam untuk mendukung kegiatan pertanian. Penggunaan teknologi ini dinilai mampu meningkatkan efisiensi kerja sekaligus membantu meningkatkan hasil panen.
Pemanfaatan mesin tanam menjadi salah satu bentuk mekanisasi pertanian yang kini mulai banyak diterapkan di wilayah Jawa Tengah, khususnya di Kabupaten Grobogan yang dikenal sebagai salah satu lumbung padi di provinsi tersebut. Selain mesin tanam, sejumlah alat modern seperti rice transplanter, traktor, dan drone pertanian juga mulai digunakan untuk mempercepat proses pengolahan lahan dan penanaman.
Dengan penggunaan mesin tanam, petani dapat menekan biaya produksi serta mempercepat proses tanam dibandingkan metode manual yang selama ini mengandalkan tenaga kerja.
Salah satu petani setempat, Solichin (Patih), mengatakan bahwa penggunaan mesin tanam sangat membantu para petani, terutama saat musim tanam tiba ketika tenaga kerja semakin sulit ditemukan.
“Dengan adanya mesin tanam, pekerjaan menjadi lebih cepat dan praktis. Kami juga tidak lagi terlalu bergantung pada tenaga kerja manual yang sekarang semakin sulit dicari,” ujar Solichin. kamis (12/3/2026)
Meski demikian, penggunaan alat pertanian modern masih menghadapi beberapa kendala, seperti biaya awal pengadaan alat yang cukup tinggi serta keterbatasan akses terhadap suku cadang dan layanan perawatan.
Namun para petani berharap dengan dukungan pemerintah dan kerja sama dengan berbagai pihak, penggunaan mesin tanam dapat semakin meluas sehingga mampu meningkatkan produktivitas pertanian dan mendukung program swasembada pangan di daerah tersebut.(**)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi SeputarDesa.com














