banner 970x250
BeritaDaerah

Pemkab Sidoarjo Gelar Buka Bersama di Pendopo Delta Wibawa, Tausiyah KH Zainal Abidin Ingatkan Tiga Ciri Orang Bertakwa

×

Pemkab Sidoarjo Gelar Buka Bersama di Pendopo Delta Wibawa, Tausiyah KH Zainal Abidin Ingatkan Tiga Ciri Orang Bertakwa

Sebarkan artikel ini

Seputardesa.com, Sidoarjo – Pemerintah Kabupaten Sidoarjo menggelar doa bersama sekaligus buka puasa bersama di Pendopo Delta Wibawa, Jumat (13 Maret 2026). Kegiatan yang berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh kebersamaan ini dihadiri Bupati Sidoarjo Subandi, jajaran kepala organisasi perangkat daerah (OPD), Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, wartawan, serta sejumlah pegiat media sosial.

Dalam acara tersebut, Bupati Subandi duduk berdampingan dengan Asisten II Bahrul Amig, Ketua PCNU Sidoarjo KH Zainal Abidin, serta perwakilan dari Polresta Sidoarjo dan Kodim 0816/Sidoarjo. Para kepala dinas, badan, bagian hingga camat di lingkungan Pemkab Sidoarjo juga turut hadir mengikuti rangkaian buka puasa bersama tersebut.

KH Zainal Abidin dalam tausiyah Ramadan menyampaikan pesan sejalan dengan tema kegiatan, yakni “Berkah Ramadan dengan Silaturahmi dan Kepedulian Sosial.” Ia menjelaskan bahwa tujuan utama puasa Ramadan adalah membentuk manusia menjadi hamba yang bertakwa.

“Kita semua melaksanakan ibadah tidak ada tujuan lain kecuali menjadi manusia yang bertakwa. Tidak ada harapan lain kecuali mendapatkan surga Allah SWT,” ujarnya.

Baca Juga :  Tunjangan BPD Disorot, Ketua BPD Suarakan Aspirasi hingga Isu Aksi Mengemuka di Musrenbang Peterongan

Menurutnya, terdapat setidaknya tiga ciri orang yang bertakwa. Pertama adalah loman atau dermawan. Orang yang memiliki sifat murah hati akan disayangi oleh sesama manusia maupun oleh Allah SWT.

Ia memberi perumpamaan, seperti ayam yang mampu bertelur banyak pasti dirawat dengan baik oleh peternaknya. Begitu pula pohon mangga yang berbuah lebat tidak akan ditebang oleh pemiliknya. Sebaliknya, orang yang pelit diibaratkan seperti pohon singkong yang buahnya berada di dalam tanah sehingga untuk mengambilnya pohonnya harus dicabut.

“Orang yang loman akan dimuliakan oleh Allah SWT. Wong medit akeh cobaane,” tutur Kiai Zainal.

Ciri kedua orang yang bertakwa adalah tidak mudah marah. Dalam kehidupan, menurutnya, selalu ada orang yang menilai baik atau buruk. Namun orang yang baik tidak akan membalas meskipun dirinya dijelek-jelekkan.

“Orang yang bertakwa tidak suka marah-marah. Wong apik iku juga perlu ada orang yang jelek, untuk uji coba,” katanya yang disambut senyum dan tawa para jamaah.

Baca Juga :  SPMB MI Al-Ihsan Terpadu Tahun 2026/2027 Resmi Dibuka

Sementara ciri ketiga adalah mudah memaafkan, yang berarti orang yang bertakwa adalah mereka yang mampu memaafkan kesalahan orang lain.

“Kejelekan orang lain tidak perlu dibalas, tidak perlu disimpan dalam hati. Biarkan saja, bilang saja, aku tidak mengurus,” tambahnya.

Sementara itu, Bupati Subandi mengatakan kegiatan buka bersama tersebut dikemas secara sederhana dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat, mulai dari jajaran Pemkab Sidoarjo, Forkopimda, insan pers hingga pegiat media sosial.

Menurutnya, momentum Ramadan tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga memperkuat komunikasi serta sinergi antara pemerintah daerah dan berbagai pihak.

“Kebersamaan ini penting untuk membangun komunikasi yang baik sekaligus menyampaikan berbagai informasi pembangunan kepada masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, peran media dan para influencer sangat penting dalam membantu pemerintah daerah menyebarluaskan program serta kebijakan kepada masyarakat secara luas.

Baca Juga :  Pemkab Sidoarjo Terima 200 Becak Listrik dari Presiden Prabowo

“Kami berharap sinergi yang selama ini telah terjalin dengan baik dapat terus ditingkatkan,” ungkapnya.

Bupati Subandi juga menegaskan bahwa Pemkab Sidoarjo terbuka untuk berkolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk insan pers dan para content creator, agar informasi pembangunan dapat tersampaikan kepada masyarakat secara cepat, transparan, dan mudah dipahami.

Selain doa bersama dan tausiyah Ramadan, kegiatan tersebut juga diisi dengan pemberian santunan kepada anak-anak yatim. Santunan tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian sosial Pemkab Sidoarjo di bulan suci Ramadan, sekaligus mengajak masyarakat untuk memperbanyak berbagi kepada sesama.

Momentum tersebut semakin menegaskan bahwa Ramadan tidak hanya menjadi waktu untuk meningkatkan ibadah, tetapi juga memperkuat rasa empati dan solidaritas sosial terhadap mereka yang membutuhkan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi SeputarDesa.com

 




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

SeputarDesa.com - Mengungkap Fakta, Menjaga Integritas Desa
error: Dilarang Keras mengcopy sebagian atau seluruh artikel tanpa seizin redaksi