banner 120x600
banner 120x600
banner 970x250
BeritaDaerahKabar Desa

Pemkab Cirebon Siapkan Solusi Terpadu Tangani Limbah Kerang Hijau di Pesisir Mertasinga

×

Pemkab Cirebon Siapkan Solusi Terpadu Tangani Limbah Kerang Hijau di Pesisir Mertasinga

Sebarkan artikel ini

SeputarDesa.com, Cirebon –  Pemerintah Kabupaten Cirebon mulai mengambil langkah serius dalam menangani persoalan limbah kerang hijau yang selama ini menumpuk di kawasan pesisir, khususnya di Desa Mertasinga dan Desa Grogol, Kecamatan Gunungjati, Kabupaten Cirebon. Penanganan dilakukan melalui rapat koordinasi lintas organisasi perangkat daerah (OPD) guna merumuskan solusi jangka pendek hingga jangka panjang.

Wakil Bupati Cirebon Agus Kurniawan Budiman mengatakan, rapat tersebut melibatkan sejumlah instansi terkait, seperti Dinas Lingkungan Hidup, Dinas PUTR, Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP), hingga Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS).

“Permasalahan ini harus ditangani secara terpadu, karena menyangkut kondisi geografis Kabupaten Cirebon yang memiliki wilayah pesisir luas dengan aktivitas perikanan yang tinggi,” ujar Wabup Cirebon, Kamis (30/4/2026).

Baca Juga :  Ekonomi Kabupaten Cirebon Tumbuh 6,23 Persen, Pemkab Jajaki Kerja Sama dengan China

Jigus, sapaan akrab Wabup Cirebon menjelaskan, Kabupaten Cirebon memiliki tujuh Tempat Pelelangan Ikan (TPI) yang tersebar di delapan kecamatan pesisir, mencakup sekitar 36 desa dari wilayah utara hingga perbatasan Jawa Tengah. Aktivitas tersebut turut menghasilkan limbah cangkang kerang dalam jumlah besar.

“Aktivitas ini turut menghasilkan limbah cangkang kerang dalam jumlah besar yang selama ini belum tertangani secara optimal,” katanya.

Dalam pembahasan rapat, Pemkab Cirebon telah memetakan sejumlah langkah strategis. Untuk penanganan jangka pendek, limbah kerang hijau akan diangkut ke tempat pembuangan akhir (TPA) seperti TPA Gunung Santri dan TPA Kubangdeleg. Selain itu, limbah juga dapat dimanfaatkan dengan cara digilas untuk kebutuhan pemadatan jalan maupun pengurukan tambak yang tidak terpakai.

Baca Juga :  Jam Pelajaran SD–SMP di Kabupaten Jombang Dipersingkat Selama Ramadan 1447 H

Sementara untuk solusi jangka panjang, Pemkab Cirebon melihat peluang pemanfaatan limbah kerang hijau sebagai bahan baku bernilai ekonomi. Kandungan kalsium pada cangkang kerang dinilai berpotensi diolah menjadi campuran paving block, produk kerajinan tangan, hingga bahan tambahan pakan ternak.

“Potensinya cukup besar, tidak hanya untuk konstruksi, tetapi juga bisa dikembangkan menjadi produk kerajinan maupun campuran pakan ternak, meskipun penggunaannya terbatas,” jelasnya.

Upaya tersebut diharapkan dapat mengurangi pencemaran lingkungan di kawasan pesisir sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat, terutama kelompok nelayan dan pelaku usaha kerang hijau.

Baca Juga :  Pererat Silaturahmi, Kasdim 0819/Pasuruan Ikuti Buka Bersama PC NU

“Kami terus mengkaji dan mengembangkan solusi inovatif agar persoalan limbah kerang hijau dapat diselesaikan secara berkelanjutan,” pungkas Agus.

 

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi SeputarDesa.com

 




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

SeputarDesa.com - Mengungkap Fakta, Menjaga Integritas Desa
error: Dilarang Keras mengcopy sebagian atau seluruh artikel tanpa seizin redaksi