SeputarDesa.com, Grobogan – Suasana religius menyelimuti Mushola Al-Barokah RT 02 dan RT 03 RW 06, Dusun Tempuran, Desa Jatilor, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan, Kamis (12/2/2026). Sejak pukul 07.00 WIB, warga menggelar kegiatan arwah jamaah sekaligus khataman Al-Qur’an dalam rangka menyambut datangnya bulan suci Ramadan.
Kegiatan yang berlangsung hingga selesai tersebut diikuti oleh para kaum bapak-bapak dengan penuh kekhusyukan. Hadir sebagai penceramah, Ustadz Ali Kisai dari Dusun Menawan, Desa Merak, Kecamatan Dempet, Kabupaten Demak, Jawa Tengah. Tausiyah yang beliau sampaikan semakin menambah makna dalam rangkaian acara keagamaan tersebut.
Pelaksanaan acara turut diliput oleh Media Seputar Desa, sehingga menambah semarak suasana. Para jamaah tampak antusias mengikuti setiap rangkaian kegiatan, mulai dari pembacaan ayat suci Al-Qur’an, doa bersama, hingga mendengarkan tausiyah.
Kesuksesan acara juga tidak lepas dari peran para ibu-ibu yang dengan penuh semangat menyiapkan berbagai hidangan untuk konsumsi para peserta. Kebersamaan dan gotong royong warga begitu terasa sepanjang kegiatan berlangsung.
Sudarto, Imam Mushola Al-Barokah, menjelaskan bahwa tradisi arwah jamaah ini telah lama menjadi agenda rutin warga Dusun Tempuran. Biasanya dilaksanakan pada Kamis terakhir menjelang Ramadan, namun tahun ini digelar lebih awal, yakni tujuh hari sebelum bulan puasa tiba.
“Tujuan utama kegiatan ini adalah untuk mendoakan para leluhur dan keluarga yang telah wafat,” tuturnya.
Hal senada disampaikan Supadhi selaku panitia. Ia berharap tradisi tersebut tetap terjaga dan diwariskan kepada generasi berikutnya.
“Semoga kegiatan seperti ini terus dilaksanakan setiap menjelang puasa agar kita selalu ingat akan kematian dan pentingnya memperbanyak amal ibadah,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Media Seputar Desa atas perhatian dan peliputan kegiatan tersebut.

Setelah rangkaian acara pagi selesai, kegiatan dilanjutkan pada sore hari usai salat Asar dengan ziarah dan tahlilan di makam Dusun Tempuran. Acara tersebut dihadiri tokoh masyarakat, pak kyai, kepala dusun, para ketua RT dan RW, serta puluhan warga.
Melalui kegiatan ini, warga Dusun Tempuran tidak hanya mempererat silaturahmi, tetapi juga memperkuat nilai-nilai spiritual dalam menyongsong bulan Ramadan yang penuh berkah.(**)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi SeputarDesa.com














