banner 120x600
banner 120x600
banner 970x250
Liputan Muktamar NU Ke-35

Jelang Muktamar NU ke-35, Pemkab Jombang Bagikan 500 Kerudung kepada Pedagang Perempuan

×

Jelang Muktamar NU ke-35, Pemkab Jombang Bagikan 500 Kerudung kepada Pedagang Perempuan

Sebarkan artikel ini

SeputarDesa.com, Jombang — Menjelang pelaksanaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU), Pemerintah Kabupaten Jombang bersama tim gabungan menggelar aksi humanis dengan menyambangi sejumlah kawasan pusat aktivitas masyarakat, Senin (24/8/2026) malam.

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 500 kerudung dibagikan secara gratis kepada pedagang perempuan yang beraktivitas di sejumlah titik, mulai angkringan hingga lapak usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Aksi tersebut menjadi bagian dari upaya menciptakan suasana Kabupaten Jombang yang aman, tertib, nyaman, sekaligus ramah bagi masyarakat maupun para tamu yang akan datang menghadiri Muktamar NU ke-35.

Kegiatan dipimpin jajaran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) bersama tim gabungan yang melibatkan unsur TNI, Polri, Polisi Militer (PM), serta sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD).

Sejumlah instansi yang terlibat antara lain Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Dinas Lingkungan Hidup, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, Dinas Perdagangan dan Perindustrian, Dinas Komunikasi dan Informatika, Kecamatan Jombang, serta unsur NU seperti Banser dan Fatayat.

Baca Juga :  400 Kuota Penginapan Gratis Muktamar NU ke-35 di Tambakrejo Ludes dalam Sehari

Wakil Bupati Jombang Salmanudin Yazid, Kapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan, Sekretaris Daerah Kabupaten Jombang Agus Purnomo, beserta sejumlah pimpinan OPD turut turun langsung menyapa masyarakat.

Rombongan menyusuri sejumlah kawasan strategis, di antaranya Jalan Gus Dur, Jalan A. Yani hingga Jalan Hasyim Asy’ari. Para pedagang kaki lima, pelaku UMKM, pedagang angkringan, serta warga sekitar diajak berdialog mengenai pentingnya menjaga ketertiban, keamanan, kebersihan, dan kenyamanan lingkungan.

Pembagian kerudung kepada pedagang perempuan dilakukan dengan pendekatan persuasif. Langkah tersebut dimaksudkan sebagai edukasi mengenai etika berbusana secara santun, terutama dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, tanpa mengedepankan pendekatan represif.

Baca Juga :  Muktamar NU ke-35 di Tambakberas Hadirkan Sistem Digital, Ratusan Titik Dipantau CCTV

Wakil Bupati Jombang Gus Salman mengatakan, pemberian kerudung tersebut diharapkan menjadi langkah awal untuk membangun kebiasaan berpakaian yang lebih santun di lingkungan tempat usaha.

“Jika kerudung ini masih kurang, besok kami akan kembali lagi untuk menambahnya. Harapan kami, kerudung ini bisa menjadi awal yang baik untuk membiasakan diri tampil lebih santun saat menyambut pembeli, syukur-syukur bisa berlanjut seterusnya,” ujar Gus Salman.

Selain memberikan kerudung, Gus Wabup juga mengajak para pedagang dan masyarakat untuk bersama-sama menjaga suasana lingkungan agar tetap aman dan nyaman, khususnya menjelang kedatangan ribuan peserta dan tamu Muktamar NU ke-35.

“Mari kita jaga lingkungan angkringan kita agar tetap aman, nyaman, dan bebas dari miras. Sama-sama kita berdoa, semoga usaha yang dijalankan semakin lancar, rezeki yang sempat berkurang kembali melimpah, dan tentunya membawa barokah bagi keluarga,” tambahnya.

Kegiatan tersebut menunjukkan bahwa persiapan Jombang sebagai tuan rumah Muktamar NU ke-35 tidak hanya berfokus pada pengamanan dan penataan wilayah, tetapi juga menyentuh langsung kehidupan masyarakat di ruang-ruang publik.

Baca Juga :  Kirab Merah Putih PNIB di Jombang, Peringati Kemerdekaan dan Sambut Muktamar NU

Pendekatan humanis melalui dialog dan pemberian kerudung diharapkan dapat membangun kesadaran bersama, sehingga geliat ekonomi masyarakat tetap berjalan sekaligus mampu memberikan kesan positif bagi para tamu yang datang ke Kabupaten Jombang.

Dengan kolaborasi pemerintah, aparat keamanan, OPD, serta elemen masyarakat, Jombang berupaya menyambut Muktamar NU ke-35 dengan wajah kota yang tertib, nyaman, ramah, dan tetap mengedepankan nilai-nilai sosial serta kearifan lokal.(**)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi SeputarDesa.com

 




SeputarDesa.com - Mengungkap Fakta, Menjaga Integritas Desa
error: Dilarang Keras mengcopy sebagian atau seluruh artikel tanpa seizin redaksi