banner 120x600
banner 120x600
banner 970x250
BeritaInvestigasi

Nasi MBG di SDN Jatiduwur Disebut Tak Basi Setelah Dua Hari, SPPG Jombatan Belum Beri Penjelasan

×

Nasi MBG di SDN Jatiduwur Disebut Tak Basi Setelah Dua Hari, SPPG Jombatan Belum Beri Penjelasan

Sebarkan artikel ini
Keterangan foto : Gambar ilustrasi

SeputarDesa.com, Jombang — Kondisi nasi dalam menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dibagikan kepada siswa SDN Jatiduwur pada Senin, 21 September 2026, menjadi perhatian sejumlah orang tua.

Perhatian tersebut muncul setelah nasi dari menu MBG tersebut disebut masih belum basi meski telah disimpan selama dua hari. Dalam percakapan yang beredar, orang tua membagikan foto nasi yang disebut masih dalam kondisi tidak lengket dan tetap kenyal setelah disimpan.

“Nasi MBG 2 hari ndak bisa basi, dipegang tidak lengket tetap kenyal,” demikian salah satu pesan yang beredar bersama foto nasi.

Kondisi tersebut kemudian memunculkan pertanyaan mengenai proses pengolahan dan daya tahan nasi yang menjadi bagian dari menu MBG di SDN Jatiduwur.

Baca Juga :  Wujudkan daerah kondusif, Bakesbangpol Jombang gelar sosialisasi pencegahan konflik sosial

Pihak orang tua berharap persoalan tersebut dapat dijelaskan secara terbuka oleh pihak yang bertanggung jawab, terutama terkait proses pengolahan, waktu produksi, hingga penanganan makanan sebelum diterima siswa.

Adapun makanan tersebut berasal dari SPPG Jombatan, yang berlokasi di Dusun Sapon, Desa Jombatan, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Jombang.

Sementara itu, Kepala Dapur SPPG Jombatan saat dikonfirmasi mengenai kondisi nasi MBG tersebut hingga berita ini ditulis belum memberikan jawaban.

Perlu ditegaskan, nasi yang disebut tidak cepat basi belum dapat dijadikan bukti adanya bahan pengawet atau zat tertentu. Untuk memastikan penyebabnya diperlukan pemeriksaan terhadap proses pengolahan dan, bila diperlukan, pengujian laboratorium.

Baca Juga :  Sentuhan TMMD, Musholla Kili Kini Lebih Layak

SeputarDesa.com masih membuka ruang klarifikasi dan hak jawab bagi pihak SPPG Jombatan maupun pihak terkait lainnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi SeputarDesa.com

Penulis: Irwani UmamEditor: Irwani Umam

 




SeputarDesa.com - Mengungkap Fakta, Menjaga Integritas Desa
error: Dilarang Keras mengcopy sebagian atau seluruh artikel tanpa seizin redaksi