SeputarDesa.com, Samarinda – Persoalan krisis air bersih yang dialami warga RT 38 Joyo Mulyo, Kelurahan Lempake, Kota Samarinda, Kalimantan Timur, kembali menjadi perhatian. Di tengah kesulitan mendapatkan pasokan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari, masyarakat kini berharap adanya perhatian dan bantuan konkret dari Pemerintah Kota Samarinda maupun Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur berupa fasilitas tandon air.
Bagi warga, keberadaan tandon air menjadi kebutuhan mendesak sebagai sarana penampungan untuk menjaga ketersediaan air bersih, khususnya ketika distribusi air dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) tidak berjalan normal.
Keterbatasan pasokan air bersih berdampak langsung terhadap aktivitas rumah tangga. Air merupakan kebutuhan pokok masyarakat, mulai dari memasak, mandi, mencuci hingga menjaga kebersihan dan kesehatan keluarga.
Salah seorang warga, Ibu Darma Tahir, menyampaikan harapannya agar pemerintah daerah memberikan perhatian terhadap kondisi yang dialami masyarakat RT 38 Joyo Mulyo.
Menurutnya, bantuan tandon air dapat menjadi salah satu solusi untuk membantu warga menampung pasokan air ketika distribusi tersedia, sehingga kebutuhan sehari-hari masyarakat dapat lebih terbantu.
“Air bersih adalah kebutuhan utama masyarakat. Kami berharap pemerintah dapat membantu menyediakan tandon air agar warga memiliki tempat penampungan ketika pasokan air datang,” ungkap Ibu Darma Tahir.
Berharap Wali Kota dan Gubernur Turun Tangan
Warga berharap Wali Kota Samarinda dan Gubernur Kalimantan Timur dapat menindaklanjuti aspirasi tersebut melalui langkah nyata. Bantuan tandon air dinilai dapat menjadi solusi sementara yang cukup membantu masyarakat sembari menunggu penyelesaian persoalan distribusi air bersih secara menyeluruh.
Selain bantuan sarana penampungan, warga juga berharap pemerintah melakukan koordinasi dengan PDAM, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta instansi terkait untuk mengetahui penyebab terganggunya pasokan air dan menentukan langkah penanganan yang tepat.
Masyarakat menilai, penanganan persoalan air bersih tidak cukup hanya melalui perencanaan jangka panjang. Diperlukan pula langkah darurat yang bisa segera dirasakan manfaatnya oleh warga terdampak.
Pelayanan Air Bersih Harus Menjadi Prioritas
Kondisi yang dialami warga RT 38 Joyo Mulyo menjadi pengingat bahwa pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat harus mendapatkan perhatian serius dari pemerintah. Ketersediaan air bersih bukan sekadar persoalan kenyamanan, melainkan berkaitan langsung dengan kualitas hidup, kesehatan, dan kesejahteraan masyarakat.
Warga berharap pemerintah tidak membiarkan persoalan tersebut berlarut-larut tanpa kepastian penanganan. Aspirasi masyarakat mengenai bantuan tandon air diharapkan dapat segera ditindaklanjuti, sekaligus menjadi bagian dari upaya mencari solusi berkelanjutan terhadap persoalan distribusi air bersih.
Masyarakat tidak meminta fasilitas mewah. Mereka hanya menginginkan kebutuhan dasar berupa air bersih dapat terpenuhi secara layak.
Kini, harapan warga RT 38 Joyo Mulyo tertuju kepada pemerintah daerah agar segera hadir memberikan perhatian dan solusi konkret. Sebab, air bersih merupakan kebutuhan mendasar yang menyangkut kehidupan masyarakat setiap hari.(**)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi SeputarDesa.com















