SeputarDesa.com, Bangkalan – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, meninjau pekerjaan normalisasi sungai di Desa Langkap, Kecamatan Burneh, Rabu (4/11/2026). Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan penanganan sungai berjalan sesuai kebutuhan masyarakat, terutama dalam mendukung kelancaran pengairan lahan pertanian dan mengurangi risiko genangan maupun banjir saat curah hujan meningkat
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Bangkalan dalam menjaga fungsi sungai sebagai sumber pendukung kebutuhan air pertanian sekaligus saluran aliran air hujan bagi kawasan sekitarnya.
Sungai di Desa Langkap memiliki peran penting bagi aktivitas masyarakat, khususnya para petani. Kelancaran aliran air sangat dibutuhkan untuk menunjang kebutuhan irigasi persawahan. Di sisi lain, sungai juga berfungsi menampung dan mengalirkan air ketika hujan deras sehingga potensi genangan dapat diminimalkan.
Seiring waktu, penumpukan sedimentasi, endapan lumpur, serta material yang menyumbat aliran dapat menghambat fungsi sungai. Kondisi tersebut berpotensi mengurangi kapasitas aliran air dan meningkatkan risiko genangan ketika debit air bertambah.

Karena itu, normalisasi dilakukan sebagai langkah penanganan untuk mengurangi hambatan pada aliran sungai agar fungsinya dapat berjalan lebih optimal.
Saat melakukan peninjauan, Lukman Hakim mengatakan bahwa pemerintah perlu melihat langsung kondisi di lapangan agar pekerjaan yang dilaksanakan benar-benar menjawab persoalan masyarakat.
“Bagi petani, kelancaran aliran sungai berpengaruh langsung terhadap ketersediaan air di sawah. Saat hujan deras, warga juga membutuhkan aliran sungai yang lancar agar risiko genangan bisa ditekan. Karena itu, kami turun langsung untuk melihat kondisi sungai dan memastikan penanganannya sesuai dengan kebutuhan di lapangan,” ujar Lukman Hakim.
Selain memastikan penanganan sungai, Bupati juga menyoroti pentingnya koordinasi antarinstansi dalam menjaga keberlanjutan fungsi sungai. Pemantauan secara berkala dinilai diperlukan untuk mengetahui apabila kembali terjadi sedimentasi atau penyumbatan yang dapat menghambat aliran air.
Ia juga mengajak masyarakat untuk ikut menjaga kebersihan sungai dengan tidak membuang sampah sembarangan ke aliran air.
“Setelah pekerjaan normalisasi selesai, sungai tetap perlu kita rawat. Perangkat daerah perlu berkoordinasi untuk memantau kondisi alirannya. Kami juga mengajak warga untuk tidak membuang sampah ke sungai. Dengan perawatan yang rutin dan kepedulian warga, manfaat normalisasi ini bisa dirasakan lebih lama,” katanya.
Melalui pekerjaan tersebut, Pemerintah Kabupaten Bangkalan berharap fungsi sungai di Desa Langkap dapat terjaga dengan lebih baik, baik untuk memenuhi kebutuhan pengairan lahan pertanian maupun membantu mengurangi risiko genangan dan banjir di kawasan permukiman serta lingkungan sekitar.
Keberhasilan upaya tersebut tidak hanya bergantung pada pekerjaan normalisasi, tetapi juga membutuhkan pemeliharaan berkelanjutan dan keterlibatan masyarakat dalam menjaga kebersihan serta kelestarian sungai.(**)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi SeputarDesa.com















