banner 120x600
banner 120x600
banner 970x250
Berita

Sosialisasi Jatim Puspa Plus di Podoroto, Dorong Kemandirian Ekonomi Perempuan

×

Sosialisasi Jatim Puspa Plus di Podoroto, Dorong Kemandirian Ekonomi Perempuan

Sebarkan artikel ini

SeputarDesa.com, Jombang – Sosialisasi program Jatim Puspa Plus dilaksanakan di Desa Podoroto, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Jombang, pada Rabu (21/10/2026). Program pemberdayaan ekonomi perempuan yang digagas Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) ini diharapkan mampu mendorong kemandirian ekonomi keluarga sekaligus mendukung upaya pengentasan kemiskinan di wilayah perdesaan.

Kegiatan tersebut dihadiri Camat Kesamben, Yanuar Pristyawan Wijaya, S.Kom., Kepala Desa Podoroto, Adhim, serta Ketua BPD Desa Podoroto. Fifi Ekawati Rohmah selaku fasilitator Program Jatim Puspa.

Kepala Desa Podoroto, Adhim, menyampaikan bahwa program Jatim Puspa Plus diharapkan dapat memberikan kesempatan bagi perempuan di desa untuk mengembangkan usaha produktif dan meningkatkan pendapatan keluarga.

“Melalui program ini, kami berharap bantuan yang diberikan benar-benar dimanfaatkan untuk mengembangkan usaha. Dengan begitu, penerima manfaat dapat semakin mandiri secara ekonomi dan membantu meningkatkan kesejahteraan keluarganya,” ungkap Adhim.

Lebih lanjut, Adhim mengatakan bahwa alokasi bantuan program Jatim Puspa Plus tahun 2026 di Kabupaten Jombang dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur dilakukan secara selektif. Tidak semua desa mendapatkan alokasi program pemberdayaan ekonomi perempuan tersebut.

Baca Juga :  Polresta Sidoarjo Gagalkan Penyelundupan Benih Lobster ke Singapura

Menurutnya, program ini menjadi kesempatan bagi desa yang mendapatkan alokasi bantuan untuk mendorong pengembangan usaha produktif masyarakat, khususnya perempuan dari keluarga yang memenuhi kriteria sebagai penerima manfaat.

Oleh karena itu, bantuan yang diberikan diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal sesuai peruntukannya. Pengelolaan usaha yang baik menjadi salah satu faktor penting agar program tersebut mampu membantu meningkatkan pendapatan keluarga dan mendorong kemandirian ekonomi masyarakat perdesaan.

Sementara itu, Camat Kesamben, Yanuar Pristyawan Wijaya, S.Kom., menekankan pentingnya pemanfaatan bantuan secara tepat dan bertanggung jawab agar tujuan program dapat tercapai.

“Program pemberdayaan seperti Jatim Puspa Plus diharapkan tidak hanya memberikan bantuan, tetapi juga mendorong tumbuhnya semangat berusaha, meningkatkan pendapatan, dan membangun kemandirian ekonomi masyarakat. Karena itu, bantuan harus dimanfaatkan sesuai peruntukannya,” ujarnya.

Sementara itu, dalam pemaparan materi sosialisasi, Fifi Ekawati Rohmah selaku fasilitator Program Jatim Puspa menjelaskan bahwa Jatim Puspa Plus merupakan program pemberdayaan ekonomi perempuan yang bertujuan memperkuat kemandirian keluarga melalui pengembangan usaha produktif.

Baca Juga :  Usung Tema “Kerjo Terus Ora Piknik, Gak Bahaya Ta?”, PKK Desa Jatilor Gelar Refreshing Bersama

Program yang digagas Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui DPMD ini memberikan stimulan modal usaha berupa barang produktif senilai Rp3 juta untuk setiap Keluarga Penerima Manfaat (KPM), sesuai ketentuan program.

Sasaran utama program ini adalah perempuan atau ibu rumah tangga yang merupakan KPM graduasi Program Keluarga Harapan (PKH), serta perempuan yang masuk kelompok Desil 1 dan 2 berdasarkan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), sesuai ketentuan yang berlaku.

Dalam pelaksanaannya, program Jatim Puspa Plus mengedepankan prinsip 4T, yakni Tepat Sasaran, Tepat Jumlah, Tepat Manfaat, dan Tepat Administrasi. Prinsip tersebut menjadi pedoman agar bantuan diberikan kepada pihak yang berhak dan dimanfaatkan sesuai tujuan program.

Baca Juga :  Pengurus PDM Kabupaten Sragen Berikan Dukungan Pembangunan Masjid Baitul Jannah

Melalui pemberian barang produktif, program ini diharapkan dapat mendorong motivasi berusaha, meningkatkan kapasitas usaha, menambah pendapatan, serta memperluas jejaring ekonomi bagi perempuan di perdesaan.

Sinergi pemerintah kecamatan, pemerintah desa, BPD, fasilitator, dan masyarakat diharapkan dapat mendukung pelaksanaan program secara tepat sasaran. Keberhasilan Jatim Puspa Plus tidak hanya diukur dari penyaluran bantuan, tetapi juga dari kemampuan penerima manfaat dalam mengembangkan usaha dan meningkatkan pendapatan keluarga secara berkelanjutan.

Dengan adanya program Jatim Puspa Plus, pemberdayaan perempuan di Desa Podoroto diharapkan semakin berkembang, membuka peluang usaha produktif, dan memberikan kontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat desa.(**)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi SeputarDesa.com

 




SeputarDesa.com - Mengungkap Fakta, Menjaga Integritas Desa