banner 120x600
banner 120x600
banner 970x250
Berita

Kajati Jatim Buka Musda dan Rakerda Srikandi Jaga Desa ABPEDNAS, Perkuat Peran Perempuan dalam Pembangunan Desa

×

Kajati Jatim Buka Musda dan Rakerda Srikandi Jaga Desa ABPEDNAS, Perkuat Peran Perempuan dalam Pembangunan Desa

Sebarkan artikel ini
Keterangan foto: Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, Kajati Jatim Dr. Abdul Qohar AF, serta para tamu undangan dan peserta berfoto bersama usai pembukaan Musda dan Rakerda Srikandi Jaga Desa ABPEDNAS Jawa Timur di Mojokerto, Sabtu (24/10/2026).

SeputarDesa.com, Mojokerto – Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jawa Timur, Dr. Abdul Qohar AF, S.H., M.H., membuka Musyawarah Daerah (Musda) dan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Srikandi Jaga Desa ABPEDNAS Jawa Timur di Hall Hotel Lynn, Mojokerto, Sabtu (24/10/2026). Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat peran perempuan dalam pembangunan desa sekaligus mendorong sinergi antara ABPEDNAS, pemerintah, dan kejaksaan.

Acara tersebut dihadiri Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Mojokerto Fauzi, S.H., M.H., Kajari Kota Mojokerto Nurul Anwar, S.H., M.Hum., Senator DPD RI daerah pemilihan Jawa Timur Ahmad Nawardi, Wakil Ketua Umum DPP ABPEDNAS Indonesia Deny Purwaningtyas, S.E., serta Ketua DPD ABPEDNAS Jawa Timur Badrul Amali, S.H., M.H., CLA., CMLC., C.Me. Hadir pula para ketua DPC ABPEDNAS se-Jawa Timur dan perwakilan Srikandi Jaga Desa dari berbagai kabupaten/kota di Jawa Timur.

Dalam sambutannya, Kajati Jatim Dr. Abdul Qohar AF menegaskan dukungannya terhadap pengembangan Srikandi Jaga Desa ABPEDNAS di seluruh kabupaten/kota di Jawa Timur. Ia menilai perempuan memiliki peran strategis dalam pembangunan yang harus dimulai dari tingkat desa.

“Kami siap mendukung keberadaan Srikandi Jaga Desa di Jawa Timur, termasuk di seluruh kabupaten/kota. Perempuan harus memiliki daya, kesempatan, dan peran nyata dalam pembangunan, mulai dari desa hingga pemerintahan pusat,” tegasnya.

Sebagai bentuk dukungan, Abdul Qohar juga menyampaikan kesediaannya mengizinkan istrinya bergabung dalam kepengurusan Srikandi Jaga Desa ABPEDNAS Jawa Timur sebagai dewan penasihat.

Baca Juga :  Pelatihan Lintas Jabatan, Cara Baru Membangun Kepemimpinan di Lingkungan Kerja

Selain mendorong pemberdayaan perempuan, Kajati meminta seluruh ketua DPC ABPEDNAS di Jawa Timur untuk menjalin silaturahmi dengan kepala kejaksaan negeri (Kajari) di wilayah masing-masing. Langkah tersebut diharapkan memperkuat komunikasi dan kerja sama kelembagaan sekaligus meningkatkan jumlah anggota ABPEDNAS yang memiliki Kartu Tanda Anggota (KTA).

Keterangan foto: Kajati Jatim Dr. Abdul Qohar AF bersama Senator DPD RI dapil Jawa Timur Ahmad Nawardi saat foto bersama dalam kegiatan Musda dan Rakerda Srikandi Jaga Desa ABPEDNAS Jawa Timur di Mojokerto, Sabtu (24/10/2026).

“Kami berharap para ketua DPC dapat bersilaturahmi dengan Kajari di daerah masing-masing. Dengan komunikasi dan koordinasi yang baik, sinergi antara kejaksaan dan ABPEDNAS dapat semakin kuat,” pesannya.

Ia juga menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas terselenggaranya Musda dan Rakerda Srikandi Jaga Desa ABPEDNAS Jawa Timur.

Dukungan terhadap penguatan organisasi tersebut turut disampaikan Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak. Ia menyambut positif keberadaan Srikandi Jaga Desa ABPEDNAS, terlebih ABPEDNAS telah menjalin kerja sama dengan Kejaksaan RI melalui program Jaga Desa atau Jaksa Garda Desa.

Emil menyampaikan bahwa sinergi antara pemerintah daerah, ABPEDNAS, dan kejaksaan perlu terus diperkuat agar program pembangunan desa dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Baca Juga :  Negara Dinilai Hamburkan Anggaran, Program Koperasi Desa Dapat Sorotan

Terkait permintaan agar istrinya, Arumi Bachsin, bergabung dalam kepengurusan Srikandi Jaga Desa ABPEDNAS Jawa Timur, Emil menyatakan akan melakukan koordinasi lebih lanjut. Hal tersebut juga berkaitan dengan komunikasi bersama Ketua Dewan Penasihat Srikandi Jaga Desa DPP ABPEDNAS Indonesia, Sherly Tjoanda Laos, yang menjabat sebagai Gubernur Maluku Utara.

“Saya akan segera berkoordinasi dengan istri terkait permintaan dari Srikandi Jaga Desa ABPEDNAS Jawa Timur,” ujar Emil.

Sementara itu, Senator DPD RI asal Jawa Timur, Ahmad Nawardi, mengapresiasi pembentukan Srikandi Jaga Desa sebagai sayap organisasi ABPEDNAS. Ia menilai keterlibatan perempuan menjadi bagian penting dalam memperkuat pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa.

“Saya sangat mengapresiasi hadirnya Srikandi Jaga Desa ABPEDNAS Jawa Timur. Kami siap membantu dan memfasilitasi kegiatan ABPEDNAS maupun Srikandi Jaga Desa agar program-programnya dapat berjalan dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ungkap Ahmad Nawardi.

Di sisi penguatan internal organisasi, Ketua DPD ABPEDNAS Jawa Timur, Badrul Amali, menekankan pentingnya peningkatan perolehan KTA ABPEDNAS di seluruh kabupaten/kota. Ia meminta DPC yang pencapaian keanggotaannya masih jauh dari target agar lebih aktif melakukan pendataan dan konsolidasi.

“Perolehan KTA ABPEDNAS di Jawa Timur harus terus ditingkatkan. DPC yang pencapaiannya masih jauh dari target perlu meningkatkan koordinasi dan melakukan langkah konkret untuk memperkuat keanggotaan,” tegas Badrul Amali.

Menurutnya, keanggotaan yang tertata dan kuat merupakan salah satu fondasi penting bagi ABPEDNAS untuk memperjuangkan aspirasi serta meningkatkan kapasitas Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dalam menjalankan tugas dan fungsinya.

Baca Juga :  Pasca Hujan Deras, Babinsa Bersama Warga Bersihkan Material Longsor Yang Menutupi Badan Jalan
Keterangan foto: Delegasi Srikandi Jaga Desa ABPEDNAS Kabupaten Jombang berfoto bersama Wakil Ketua Umum DPP ABPEDNAS Indonesia Deny Purwaningtyas, S.E., dalam kegiatan Musda dan Rakerda Srikandi Jaga Desa ABPEDNAS Jawa Timur di Mojokerto, Sabtu (24/10/2026).

Apresiasi terhadap pelaksanaan Musda dan Rakerda juga disampaikan Ketua DPC ABPEDNAS Kabupaten Jombang, Akhmad Zazuli, yang hadir bersama tujuh perwakilan Srikandi Jaga Desa ABPEDNAS Jombang.

Ia menilai pembentukan Srikandi Jaga Desa merupakan langkah strategis untuk memperkuat organisasi sekaligus membuka ruang lebih luas bagi perempuan agar terlibat aktif dalam pembangunan desa.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini. Selain memperjuangkan penguatan BPD melalui wadah ABPEDNAS, kami juga berkewajiban mendukung dan menjalankan program DPP ABPEDNAS Indonesia yang telah ditetapkan, salah satunya pembentukan Srikandi Jaga Desa di seluruh kabupaten/kota,” ujar Akhmad Zazuli.

Ia menambahkan, pembentukan Srikandi Jaga Desa harus ditindaklanjuti dengan program nyata agar keberadaannya tidak hanya menjadi bagian dari struktur organisasi, tetapi juga memberikan kontribusi langsung bagi masyarakat.

Melalui Musda dan Rakerda ini, Srikandi Jaga Desa ABPEDNAS Jawa Timur diharapkan mampu menyusun program kerja yang terarah, memperkuat konsolidasi organisasi, serta membangun kolaborasi dengan pemerintah dan aparat penegak hukum demi mendorong tata kelola pemerintahan desa yang transparan, akuntabel, dan berintegritas.

Rangkaian kegiatan berlangsung khidmat, lancar, dan sukses, kemudian ditutup dengan ramah tamah seluruh peserta dan undangan.(**)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi SeputarDesa.com

Penulis: Irwani UmamEditor: Irwani Umam

 




SeputarDesa.com - Mengungkap Fakta, Menjaga Integritas Desa
error: Dilarang Keras mengcopy sebagian atau seluruh artikel tanpa seizin redaksi