SeputarDesa.com, Sidoarjo – Dalam suasana Idulfitri 1447 Hijriah, Bupati Sidoarjo bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) melakukan silaturahmi ke para kiai di Kabupaten Sidoarjo, Senin (30/3/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan antara pemerintah daerah dan ulama sebagai mitra strategis dalam pembangunan daerah. Rombongan dipimpin langsung Bupati Sidoarjo H. Subandi didampingi Dandim 0816 Sidoarjo, Kepala BNN Sidoarjo, serta Kepala Kantor Kementerian Agama Sidoarjo.
Kunjungan pertama dilakukan ke pengasuh Pondok Pesantren Al-Amanah Junwangi Krian, Kiai Nur Kholis Misbah. Kehadiran rombongan disambut hangat di pendopo pesantren. Dalam kesempatan itu, Bupati bersama jajaran menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin sekaligus memohon doa serta nasihat untuk keberlangsungan pemerintahan daerah.
Selain bersilaturahmi, para ulama juga memberikan pesan moral dan spiritual kepada pemerintah daerah agar senantiasa menjalankan amanah kepemimpinan dengan penuh tanggung jawab dan keikhlasan.
Rombongan kemudian melanjutkan kunjungan ke kediaman Ketua PCNU Sidoarjo, Kiai Zaenal Abidin, di Desa Wadungasih, Kecamatan Buduran. Dalam pertemuan tersebut, Kiai Zaenal Abidin menekankan pentingnya menjaga amanah kepemimpinan sebagai landasan utama dalam menjalankan roda pemerintahan.
Ia juga menyampaikan bahwa Nahdlatul Ulama siap berperan aktif mendukung pembangunan daerah, khususnya dalam peningkatan pelayanan masyarakat di bidang kesehatan dan pendidikan.
Menurutnya, hubungan antara ulama dan umara di Sidoarjo selama ini telah berjalan baik dan perlu terus diperkuat melalui kebersamaan serta komunikasi yang intensif.
Sementara itu, Bupati Subandi menegaskan bahwa peran ulama memiliki posisi penting dalam keberhasilan pembangunan daerah. Nasihat dan bimbingan para kiai, menurutnya, menjadi bagian dari fondasi moral dalam menjalankan pemerintahan.
“Keberhasilan pembangunan suatu daerah tidak pernah terlepas dari peran para kiai. Karena itu hubungan ulama dan umara harus terus diperkuat melalui silaturahmi,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo berharap sinergi antara pemerintah dan tokoh agama semakin solid sehingga pembangunan daerah dapat berjalan harmonis, inklusif, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
Kegiatan silaturahmi berlangsung penuh keakraban dan ditutup dengan doa bersama sebagai harapan bagi kemajuan Kabupaten Sidoarjo ke depan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi SeputarDesa.com
















