banner 120x600
banner 120x600
banner 970x250
BeritaPemerintahan

Fahmi Fikroni Sesalkan Absennya Perusahaan di Forum Mediasi DPRD Tuban

×

Fahmi Fikroni Sesalkan Absennya Perusahaan di Forum Mediasi DPRD Tuban

Sebarkan artikel ini
Foto : Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Tuban, Fahmi Fikroni (Tengah) dalam forum hearing terkait konflik hubungan industrial Awak Mobil Tangki (AMT) TBBM Tuban

SeputarDesa.com, Tuban, 1 April 2026 — Ketua Komisi II DPRD Tuban, Fahmi Fikroni, menunjukkan kemarahan terbuka dalam forum hearing terkait konflik hubungan industrial Awak Mobil Tangki (AMT) TBBM Tuban.

Rapat yang sedianya menjadi ajang mediasi itu justru berlangsung tegang setelah pihak PT Cahaya Andhika Tamara, perwakilan Pertamina, serta Forkopimca Jenu tidak hadir tanpa pemberitahuan.

Fahmi menilai sikap tersebut bukan sekadar ketidakhadiran biasa, melainkan bentuk nyata pengabaian terhadap forum resmi DPRD sekaligus persoalan pekerja yang sedang berlangsung.

“Ini bukan hanya soal datang atau tidak datang. Ini soal menghargai lembaga dan keseriusan menyelesaikan masalah. Kami menunggu berjam-jam tanpa kejelasan,” ujarnya dengan nada tegas.

Menurutnya, DPRD telah menjalankan fungsi sebagai mediator untuk mencegah konflik meluas. Namun, ketidakhadiran pihak terkait justru memperlihatkan minimnya komitmen dalam menyelesaikan polemik yang sudah berdampak pada ratusan pekerja.

Baca Juga :  Satgas TMMD Ke-127 Menyulam Harapan di Atap SMPN 2 Gondangwetan

Ia menegaskan, Komisi II tidak akan berhenti pada satu kali undangan. Langkah lanjutan akan ditempuh, termasuk pemanggilan ulang hingga tindakan lebih keras bila kembali diabaikan.

“Kami akan panggil lagi. Kalau tetap tidak hadir, kami tidak akan tinggal diam. Bahkan kami siap turun bersama pekerja,” tegasnya.

Fahmi juga menyoroti lemahnya peran unsur Forkopimca Jenu dalam merespons konflik yang berkembang. Ia menyebut koordinasi lintas sektor perlu diperkuat agar persoalan tidak berlarut dan memicu ketegangan sosial di masyarakat.

Baca Juga :  Peduli Lingkungan, Satgas TMMD ke-126 Sidoarjo Bersihkan Desa Kedondong

Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa persoalan ini memiliki dampak luas karena berkaitan langsung dengan distribusi BBM di Tuban. Jika tidak segera diselesaikan, kondisi tersebut dikhawatirkan mengganggu pelayanan publik.

“Ini bukan lagi masalah internal. Dampaknya bisa ke masyarakat luas. Jadi semua pihak harus hadir dan bertanggung jawab,” tandasnya.

Fahmi memastikan, Komisi II DPRD Tuban akan terus mengawal kasus ini hingga menemukan titik terang dan mendorong penyelesaian yang adil bagi para pekerja.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi SeputarDesa.com

 




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

SeputarDesa.com - Mengungkap Fakta, Menjaga Integritas Desa
error: Dilarang Keras mengcopy sebagian atau seluruh artikel tanpa seizin redaksi