banner 120x600
banner 120x600
banner 970x250
Berita

Ujian Kenaikan Sabuk Pagar Nusa Lingpasraga, Wujudkan Pendekar Berjiwa Aswaja

×

Ujian Kenaikan Sabuk Pagar Nusa Lingpasraga, Wujudkan Pendekar Berjiwa Aswaja

Sebarkan artikel ini

SeputarDesa.com, Jombang – Padepokan Pagar Nusa Lingpasraga, Kecamatan Megaluh, Kabupaten Jombang, menggelar Ujian Kenaikan Sabuk pada Ahad (26/4/2026). Sebanyak 50 peserta, baik putra maupun putri, mengikuti kegiatan tersebut dengan penuh kesungguhan dan semangat kebersamaan.

Kegiatan ini turut dihadiri jajaran pendekar dan Srikandi Pagar Nusa Lingpasraga, serta tokoh Nahdlatul Ulama (NU) bersama badan otonom (Banom) NU di wilayah Megaluh. Ujian kenaikan sabuk ini menjadi bagian dari proses kaderisasi yang menekankan keseimbangan antara kemampuan bela diri dan pembentukan karakter ke-NU-an.

Baca Juga :  Diterjang Angin Kencang, Kapolsek Gedangan Datangi Rumah Warga Terdampak

Ketua panitia menjelaskan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah melahirkan pendekar yang tidak hanya kuat secara fisik, tetapi juga berpegang teguh pada nilai-nilai Ahlussunnah wal Jama’ah (Aswaja).

“Harapannya, para peserta dapat tumbuh menjadi generasi penerus yang siap memimpin di lingkungan NU maupun bangsa, serta mampu mengamalkan nilai-nilai Aswaja dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, perwakilan Syuriyah NU Ranting Megaluh mengingatkan pentingnya peran aktif kader Pagar Nusa dalam mengembangkan organisasi.

“Seorang pendekar harus siap berkhidmah di NU, dari tingkat ranting hingga pusat. Jadilah motor penggerak yang mampu mengajak masyarakat untuk aktif dan menjaga ajaran Aswaja,” tuturnya.

Pembina Lingpasraga, Kang Yanto, juga menyampaikan apresiasi atas antusiasme para peserta. Ia menekankan bahwa seorang pendekar harus menjunjung tinggi akhlak dan adab.

Baca Juga :  Tiga Pemuda Desa Bersinergi Bahas Strategi Efisiensi Anggaran 2025

“Kemampuan bela diri saja tidak cukup. Yang terpenting adalah menjaga akhlak, terutama kepada guru dan kiai, karena adab memiliki kedudukan lebih tinggi daripada ilmu,” pesannya.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib dan lancar. Hal ini menunjukkan komitmen Pagar Nusa sebagai wadah pembinaan yang tidak hanya mencetak pendekar, tetapi juga membentuk generasi NU yang berakhlak mulia dan memiliki semangat kebangsaan.(**)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi SeputarDesa.com

 




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

SeputarDesa.com - Mengungkap Fakta, Menjaga Integritas Desa