SeputarDesa.com, Cirebon – Angka pengangguran di Kabupaten Cirebon menunjukkan tren penurunan positif. Berdasarkan data Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) dan Badan Pusat Statistik (BPS), Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Kabupaten Cirebon per September 2025 turun menjadi sekitar 6,42 persen.
Kepala Disnaker Kabupaten Cirebon, Novi Hendriyanto, mengatakan penurunan tersebut menjadi capaian positif di tengah tren kenaikan pengangguran di sejumlah daerah di Jawa Barat.
“Serapan ini merupakan indikator bahwa investasi di Kabupaten Cirebon terus bergerak. Meskipun belum sesignifikan daerah seperti Bekasi atau Karawang, tren kita menunjukkan arah yang sangat positif,” ujarnya, Kamis (7/5/2026).
Berdasarkan data sistem Siap Kerja, jumlah pencari kerja di Kabupaten Cirebon tercatat sekitar 26 ribu orang. Sepanjang tahun 2025, sektor manufaktur dalam negeri telah menyerap sekitar 12 ribu tenaga kerja.
Meski demikian, Novi mengungkapkan masih terdapat sekitar 80 ribu warga yang belum bekerja. Setelah dikurangi jumlah tenaga kerja yang terserap, masih ada sekitar 60 ribu warga yang perlu difasilitasi untuk mendapatkan pekerjaan.
Menurutnya, penyelesaian persoalan ketenagakerjaan membutuhkan kolaborasi berbagai pihak melalui forum LKS Tripartit yang melibatkan pemerintah daerah, pemerintah desa, pengusaha, hingga serikat pekerja.
Selain penempatan kerja, Disnaker juga mendorong terciptanya lingkungan kerja yang aman dan kondusif, khususnya bagi pekerja perempuan.
“Momentum saat ini juga kami gunakan untuk memperkuat perlindungan terhadap pekerja perempuan, mulai dari pencegahan pelecehan di tempat kerja hingga penyediaan fasilitas laktasi yang memadai,” katanya.
Pemerintah Kabupaten Cirebon berkomitmen menjaga stabilitas investasi dan ekosistem sosial guna memperluas peluang kerja bagi masyarakat lokal.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi SeputarDesa.com
















