SeputarDesa.com, Cirebon – Pemerintah Kota Cirebon kembali memperkuat upaya percepatan penurunan angka stunting melalui penyaluran bantuan pangan bergizi kepada keluarga balita rawan stunting dalam kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) di Kelurahan Kalijaga, Jumat (22/5/2026).
Program tersebut merupakan kolaborasi Pemkot Cirebon bersama Kantor Perwakilan Bank Indonesia Cirebon dan sejumlah perusahaan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).
Sebanyak 30 keluarga penerima manfaat mendapatkan bantuan berupa 1 kilogram telur dan 1 kilogram ikan sebagai upaya pemenuhan gizi spesifik bagi balita.
Sekretaris Daerah Kota Cirebon, Iing Daiman mengatakan, bantuan tersebut menjadi bentuk nyata sinergi pemerintah dan dunia usaha dalam mendukung penanganan stunting di Kota Cirebon.
“Hari ini diberikan bantuan sebanyak 30 paket berupa 1 kilogram telur dan 1 kilogram ikan. Ini menjadi menarik karena telur dan ikan ini didukung oleh perusahaan melalui CSR untuk membantu keluarga yang rawan stunting,” ujarnya.
Menurutnya, data penerima bantuan berasal dari hasil pendataan Kelurahan Kalijaga agar penyaluran bantuan tepat sasaran. Protein hewani seperti telur dan ikan dinilai penting untuk mendukung tumbuh kembang anak dan mencegah stunting.
Iing juga mengapresiasi dukungan para pelaku usaha dan stakeholder yang telah berkontribusi dalam pembangunan sumber daya manusia di Kota Cirebon.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada para stakeholder untuk terus membantu membangun Kota Cirebon ini, baik melalui jalur CSR atau bantuan lainnya,” tuturnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi SeputarDesa.com















