banner 120x600
banner 120x600
banner 970x250
BudayaBerita

Ketua DPRD Grobogan Angkat Legenda Joko Tarub Lewat Film Pendek, Warisan Budaya Dijaga Agar Tak Hilang Ditelan Zaman

×

Ketua DPRD Grobogan Angkat Legenda Joko Tarub Lewat Film Pendek, Warisan Budaya Dijaga Agar Tak Hilang Ditelan Zaman

Sebarkan artikel ini

SeputarDesa.com, Grobogan – Ketua DPRD Kabupaten Grobogan, Hj. Lusia Indah Artani, S.E., M.M., turut mendukung proses pembuatan film pendek bertema legenda Joko Tarub yang mengambil lokasi di kawasan Senden Goa Sinawah, Desa Kronggen, Kecamatan Brati, Kabupaten Grobogan. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya pelestarian budaya lokal agar tetap dikenal dan tidak lekang oleh perkembangan zaman.

Film pendek tersebut mengangkat kisah rakyat Joko Tarub yang telah lama menjadi bagian dari budaya dan cerita turun-temurun masyarakat Jawa. Dengan latar alam Goa Sinawah yang masih asri dan kental nuansa tradisional, film ini diharapkan mampu menghadirkan nilai budaya sekaligus memperkenalkan potensi wisata lokal Kabupaten Grobogan.

Tak hanya memberikan dukungan, Hj. Lusia Indah Artani juga ikut berperan dalam adegan film sebagai bentuk kepedulian terhadap keberlangsungan budaya lokal di tengah perkembangan zaman yang semakin modern.

Baca Juga :  CFD Sidoarjo Dimanfaatkan Maksimal untuk Layanan dan Pemberdayaan UMKM

Dalam keterangannya, Lusia Indah Artani menyampaikan bahwa budaya daerah harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi muda melalui berbagai cara yang kreatif dan mengikuti perkembangan era digital. Salah satunya melalui media film pendek yang dinilai lebih mudah diterima masyarakat, khususnya kalangan anak muda.

Menurutnya, legenda dan cerita rakyat seperti Joko Tarub merupakan warisan budaya yang memiliki nilai sejarah, moral, dan identitas daerah yang tidak boleh hilang ditelan zaman.

“Melalui film pendek ini, kami ingin budaya Grobogan tetap hidup dan terus dikenang oleh generasi mendatang. Jangan sampai cerita rakyat yang menjadi identitas daerah justru hilang karena kurang dikenalkan,” ujarnya. Senin (11/05/2026)

Selain menjadi sarana edukasi budaya, kisah Joko Tarub juga memiliki makna mendalam tentang kejujuran, kesetiaan, dan konsekuensi dari sebuah tindakan. Dalam cerita tersebut, Joko Tarub dikisahkan menyembunyikan selendang bidadari hingga akhirnya menimbulkan perpisahan dan penyesalan. Nilai moral itulah yang dinilai masih relevan dengan kehidupan masyarakat saat ini, terutama pentingnya menjaga kepercayaan dan bersikap jujur dalam kehidupan sehari-hari.

Baca Juga :  Semangat Gotong Royong! Babinsa Bersama Warga Desa Cendono Cor Saluran Irigasi

Tak hanya itu, legenda Joko Tarub juga mengandung pesan tentang hubungan manusia dengan alam dan kehidupan spiritual masyarakat Jawa yang sarat akan nilai tradisi dan kearifan lokal. Karena itu, cerita rakyat seperti ini dinilai penting untuk terus dikenalkan kepada generasi muda agar mereka tidak melupakan akar budaya daerahnya sendiri.

Selain menjadi sarana pelestarian budaya, kegiatan tersebut juga diharapkan mampu mengangkat potensi wisata Desa Kronggen dan kawasan Goa Sinawah agar semakin dikenal masyarakat luas. Keindahan alam serta nilai historis lokasi dinilai memiliki daya tarik tersendiri untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata budaya.

Baca Juga :  Menyuburkan Negeri: Langkah Panjang Pupuk Indonesia dan Danantara Menjaga Ketahanan Pangan

Masyarakat setempat pun menyambut baik kegiatan tersebut. Mereka berharap film pendek Joko Tarub nantinya dapat menjadi media promosi budaya sekaligus memperkuat kecintaan generasi muda terhadap kearifan lokal Kabupaten Grobogan.(**)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi SeputarDesa.com

 




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

SeputarDesa.com - Mengungkap Fakta, Menjaga Integritas Desa
error: Dilarang Keras mengcopy sebagian atau seluruh artikel tanpa seizin redaksi