banner 120x600
banner 120x600
banner 970x250
Berita

Pintu Air Irigasi Avour Tawangsari di Anak Sungai Watudakon Ambrol, Pemdes Pojokrejo Ajukan Perbaikan ke PUPR

×

Pintu Air Irigasi Avour Tawangsari di Anak Sungai Watudakon Ambrol, Pemdes Pojokrejo Ajukan Perbaikan ke PUPR

Sebarkan artikel ini

SeputarDesa.com, Jombang  – Pintu air irigasi Avour Tawangsari yang berada di anak Sungai Watudakon, area persawahan Dusun Gongseng, Desa Pojokrejo, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Jombang, ambrol sehingga tidak lagi dapat berfungsi secara optimal. Kerusakan tersebut dikhawatirkan mengganggu distribusi air irigasi menuju lahan pertanian yang menjadi sumber penghidupan masyarakat setempat.

Keberadaan pintu air Avour Tawangsari memiliki peran penting dalam mengatur aliran air ke areal persawahan di wilayah Dusun Gongseng dan sekitarnya. Oleh karena itu, kerusakan yang terjadi menjadi perhatian para petani karena berpotensi menghambat kebutuhan air, terutama pada musim tanam.

Baca Juga :  Bupati Sidoarjo Serahkan Mobil Pickup dan Stamper ke 18 Kecamatan untuk Percepat Perbaikan Jalan

Perangkat Desa Pojokrejo menyampaikan bahwa kondisi pintu air yang ambrol telah dilaporkan kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Jombang. Menindaklanjuti laporan tersebut, pihak dinas meminta Pemerintah Desa untuk menyampaikan laporan resmi yang dilengkapi dengan proposal sebagai dasar pengajuan perbaikan.

“Kami sudah melaporkan kondisi pintu air Avour Tawangsari yang ambrol kepada Dinas PUPR Kabupaten Jombang. Dari pihak dinas meminta agar dibuatkan laporan resmi beserta proposal sebagai tindak lanjut pengajuan perbaikan,” ujar salah satu perangkat Desa Pojokrejo.

Menurut pihak Pemerintah Desa, keberadaan pintu air tersebut sangat dibutuhkan oleh para petani karena menjadi bagian penting dari sistem irigasi yang mengalirkan air dari anak Sungai Watudakon ke lahan pertanian.

“Harapan kami, usulan ini dapat segera ditindaklanjuti karena pintu air ini sangat diperlukan oleh para petani. Jika segera diperbaiki, distribusi air ke sawah dapat kembali normal sehingga aktivitas pertanian tidak terganggu,” tambahnya.

Masyarakat dan kelompok tani berharap Pemerintah Kabupaten Jombang melalui Dinas PUPR segera merealisasikan perbaikan agar fungsi irigasi kembali berjalan optimal. Infrastruktur irigasi yang baik dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga produktivitas pertanian dan mendukung ketahanan pangan di wilayah Kecamatan Kesamben.(**)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi SeputarDesa.com

Editor: Irwani Umam

 




SeputarDesa.com - Mengungkap Fakta, Menjaga Integritas Desa
error: Dilarang Keras mengcopy sebagian atau seluruh artikel tanpa seizin redaksi