banner 120x600
banner 120x600
banner 970x250
BeritaPertanian

Pembenihan Bayam Dikembangkan di Purisemanding, Pemdes Dorong Potensi Pertanian Bernilai Ekonomi

×

Pembenihan Bayam Dikembangkan di Purisemanding, Pemdes Dorong Potensi Pertanian Bernilai Ekonomi

Sebarkan artikel ini
Keterangan foto: Kepala Desa Purisemanding, Nurbata, saat menebar bibit bayam dalam kegiatan pembenihan di Desa Purisemanding, Kecamatan Plandaan, Kabupaten Jombang.

SeputarDesa.com, Jombang – Pemerintah Desa Purisemanding, Kecamatan Plandaan, Kabupaten Jombang, terus mendorong pengembangan sektor pertanian melalui pembenihan tanaman bayam. Kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya untuk memanfaatkan potensi pertanian sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat desa.

Pembenihan menjadi tahapan penting dalam budidaya bayam karena kualitas benih sangat menentukan pertumbuhan tanaman dan hasil produksi. Melalui pengelolaan pembenihan yang baik, ketersediaan benih dapat lebih terjamin sekaligus berpotensi mengurangi ketergantungan petani terhadap pasokan dari luar.

Kepala Desa Purisemanding, Nurbata, mengatakan pengembangan pembenihan bayam diharapkan tidak berhenti pada kegiatan produksi benih, tetapi dapat berkembang menjadi kegiatan ekonomi produktif masyarakat.

“Kami ingin pembenihan bayam ini bisa menjadi salah satu potensi yang dikembangkan di Desa Purisemanding. Bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan sendiri, tetapi ke depan kami berharap hasil pembenihan ini juga memiliki nilai ekonomi dan bisa memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Nurbata.

Keterangan foto: Kepala Desa Purisemanding, Nurbata, saat berbincang terkait pengembangan pembenihan tanaman bayam di Desa Purisemanding, Kecamatan Plandaan, Kabupaten Jombang.

Menurutnya, sektor pertanian masih menjadi salah satu potensi yang penting untuk dikembangkan di tingkat desa. Karena itu, berbagai kegiatan yang berkaitan dengan peningkatan produktivitas pertanian perlu mendapat perhatian dan pendampingan.

“Yang paling penting adalah bagaimana masyarakat bisa terus produktif. Kalau pembenihan ini dikelola dengan baik, kualitasnya dijaga, kemudian pemasarannya juga bisa berkembang, tentu peluangnya cukup bagus,” katanya.

Pembenihan tanaman bayam membutuhkan pengelolaan yang tepat, mulai dari pemilihan tanaman induk, pemeliharaan, hingga proses menghasilkan benih yang siap digunakan. Kualitas benih menjadi salah satu faktor penting agar tanaman yang dihasilkan memiliki pertumbuhan yang baik.

Baca Juga :  993 Warga Desa Kronto Terima Bantuan Pangan, Babinsa Hadir Kawal Distribusi

Selain mendukung keberlanjutan budidaya, pengembangan pembenihan juga membuka peluang munculnya rantai usaha baru di desa. Benih yang dihasilkan dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan petani lokal maupun dikembangkan sebagai komoditas yang memiliki nilai jual.

Pemdes Purisemanding berharap kegiatan tersebut dapat terus berkembang dengan melibatkan masyarakat secara lebih luas. Dengan pengelolaan yang berkelanjutan, pembenihan bayam diharapkan mampu menjadi salah satu potensi unggulan pertanian Desa Purisemanding.

“Kami akan terus mendorong potensi yang ada di desa. Harapannya, pembenihan ini bisa berkembang, masyarakat mendapatkan manfaat, dan ke depan bisa menjadi salah satu kegiatan yang ikut menggerakkan ekonomi Desa Purisemanding,” pungkas Nurbata.

Pengembangan pembenihan bayam menjadi salah satu contoh bahwa potensi ekonomi desa dapat dibangun dari sektor pertanian. Bukan hanya mengejar hasil panen, tetapi juga memperkuat proses produksi sejak dari penyediaan benih hingga pemasaran hasilnya.(**)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi SeputarDesa.com

 




SeputarDesa.com - Mengungkap Fakta, Menjaga Integritas Desa
error: Dilarang Keras mengcopy sebagian atau seluruh artikel tanpa seizin redaksi