Seputardesa.com, Sidoarjo – Semangat inovasi kembali ditunjukkan oleh pelajar SMP Muhammadiyah 4 Porong melalui ajang Muslim Youth Project Olympiad (MYPO). Dalam kompetisi tersebut, kontingen Mudipat Porong berhasil menorehkan prestasi dengan meraih Juara 2 kategori Applied Science melalui karya inovatif bertajuk MotionMigo.
MYPO merupakan ajang olimpiade proyek tingkat internasional yang mempertemukan pelajar dalam bidang Sains dan Teknologi, Sosial Humaniora, serta Ilmu Terapan. Pada tahun 2026, kegiatan ini diselenggarakan di Malaysia dan Singapura. Ajang ini tidak hanya berfokus pada kompetisi akademik, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran global bagi peserta untuk mengasah kemampuan riset, komunikasi, serta memperkenalkan budaya Indonesia di kancah internasional. Keikutsertaan pelajar Muhammadiyah Sidoarjo dalam forum ini menunjukkan upaya membangun generasi berwawasan global sekaligus berkarakter.
Di tengah meningkatnya kekhawatiran global terhadap gaya hidup sedentar, kebiasaan duduk terlalu lama yang berdampak pada kesehatan, ltim pelajar dari Muhammadiyah Boarding School Porong menghadirkan solusi berbasis teknologi. Melalui tim CodingMu, mereka mengembangkan MotionMigo, sebuah perangkat wearable pintar yang dirancang untuk mendorong pengguna lebih aktif bergerak dalam keseharian.
CodingMu merupakan tim coding yang lahir dari kegiatan ekstrakurikuler pesantren di Muhammadiyah Boarding School Porong, yang secara konsisten membina minat dan bakat santri di bidang teknologi. Dalam proses pengembangannya, tim ini juga mendapatkan pendampingan dari Mars Coding Indonesia sebagai pihak pembina, sehingga menghasilkan karya yang tidak hanya kreatif, tetapi juga aplikatif.
MotionMigo mengusung konsep “Move More, Live More” dengan menghadirkan fitur yang tidak sekadar memantau aktivitas, tetapi juga memberikan pengalaman interaktif. Setiap gerakan sederhana seperti peregangan akan mendapatkan reward, bahkan terhubung dengan program sosial berupa penanaman pohon. Pendekatan ini menjadikan aktivitas fisik tidak hanya berdampak pada kesehatan pribadi, tetapi juga memberikan kontribusi terhadap lingkungan.
Secara teknologi, MotionMigo memanfaatkan mikrokontroler berbasis Arduino yang dipadukan dengan sensor gerak dan detak jantung untuk memastikan aktivitas pengguna tercatat secara valid. Sistem ini dilengkapi dengan umpan balik langsung, sehingga pengguna mendapatkan pengingat untuk tetap aktif di tengah rutinitas harian.
Keunggulan lain dari inovasi ini terletak pada sistem verifikasi aktivitas yang dinilai lebih akurat dan sulit dimanipulasi dibandingkan aplikasi kebugaran pada umumnya. Pendekatan berbasis reward juga dinilai mampu meningkatkan motivasi generasi muda dalam menjaga pola hidup sehat secara konsisten.
Capaian tersebut menjadi gambaran bahwa pelajar Mudipat Porong mampu menghadirkan solusi terhadap tantangan yang dihadapi masyarakat saat ini. Melalui integrasi antara teknologi, kesehatan, dan kepedulian lingkungan, inovasi yang dihasilkan menunjukkan potensi besar generasi muda dalam menciptakan karya yang relevan dan berdampak.
Ke depan, keberhasilan ini diharapkan dapat mendorong lahirnya lebih banyak karya kreatif dari kalangan pelajar, sekaligus memperkuat peran pendidikan dalam membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian dan kemampuan memberikan solusi di tingkat global.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi SeputarDesa.com
















