SeputarDesa.com, Grobogan, Selasa (9/12/2025) — Dr. Yohanes Winarto, S.H., M.H. bersama PERISWARA Banteng Provinsi Jawa Tengah menunjukkan aksi nyata di tengah masyarakat dengan menggelar pertemuan dan bakti sosial di Desa Karangsari, Kecamatan Brati, Kabupaten Grobogan. Kegiatan ini menjadi momentum kuat untuk menegaskan komitmen pelayanan kepada masyarakat, khususnya kaum ibu sebagai pilar ketahanan keluarga.
Sejak awal acara, suasana balai desa dipenuhi antusiasme. Dr. Yohanes hadir tidak hanya sebagai tokoh publik, tetapi sebagai sosok yang siap turun langsung, memberikan solusi, dan memastikan masyarakat mendapatkan perhatian yang layak. Dalam arahannya, ia menekankan bahwa kesehatan keluarga adalah benteng pertama untuk menciptakan masyarakat yang tangguh.
Dengan gaya komunikasinya yang tegas, Dr. Yohanes mengajak ibu-ibu PKK dan warga untuk tidak lengah menghadapi ancaman penyakit dan gaya hidup yang tidak sehat. Ia menegaskan bahwa masyarakat harus berani berubah, disiplin menjaga kebersihan, dan aktif melakukan pencegahan.
“Jangan menunggu sakit dulu baru peduli. Keluarga kuat berawal dari kesehatan yang dijaga setiap hari,” tegasnya dalam forum tersebut.
Materi edukasi kesehatan yang disampaikan berjalan intens dan penuh dinamika. Warga diberi pemahaman soal pola hidup sehat, penanganan dini gejala penyakit, hingga peran ibu-ibu PKK sebagai ujung tombak perubahan sosial di tingkat desa. Diskusi berlangsung hidup, dengan masyarakat yang berani mengajukan pertanyaan dan menyampaikan keluhan kesehatan mereka secara langsung.
Setelah sesi edukasi, kegiatan dilanjutkan dengan pembagian paket bantuan sosial. Masyarakat Desa Karangsari menerima bantuan sembako yang disalurkan secara tertib dan tepat sasaran. Pembagian bansos ini memperlihatkan keberpihakan nyata terhadap warga yang membutuhkan.

Salah satu penerima bantuan, Ibu Siti, dengan lantang menyampaikan rasa terima kasihnya.
“Bantuan ini sangat berarti bagi kami. Terima kasih kepada Bapak Dr. Yohanes dan tim. Semoga kegiatan seperti ini terus dilanjutkan dan semakin banyak warga yang bisa merasakan manfaatnya,” ujarnya penuh semangat.
Warga lainnya menilai kegiatan ini bukan sekadar seremoni, melainkan aksi nyata yang langsung menyentuh kebutuhan dasar masyarakat, sekaligus memperkuat kesadaran tentang pentingnya kesehatan keluarga.
Menutup kegiatan, Dr. Yohanes Winarto, S.H., M.H. menegaskan bahwa perjuangan membangun kesejahteraan masyarakat tidak boleh berhenti. Ia menyoroti pentingnya kolaborasi dan ketegasan tindakan untuk memastikan masyarakat mendapatkan pendampingan yang berkelanjutan.
“Kita harus bergerak cepat, tepat, dan konsisten. Masyarakat berhak mendapatkan perhatian yang nyata, bukan sekadar janji,” tegasnya.
Kegiatan bakti sosial ini semakin memperkokoh hubungan antara masyarakat Desa Karangsari dan para pendamping kegiatan sosial yang terlibat. Dengan semangat yang membara, acara tersebut menjadi bukti bahwa kehadiran tokoh dan organisasi yang peduli mampu memberikan perubahan konkret bagi masyarakat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi SeputarDesa.com














