banner 120x600
banner 120x600
banner 970x250
BeritaPemerintahan

Bupati Subandi Ajak Warga Sidoarjo Rawat Tradisi Ulama pada Momentum Tahun Baru Islam 1448 H

×

Bupati Subandi Ajak Warga Sidoarjo Rawat Tradisi Ulama pada Momentum Tahun Baru Islam 1448 H

Sebarkan artikel ini

SeputarDesa.com, Sidoarjo – Pemerintah Kabupaten Sidoarjo memperingati Tahun Baru Islam 1448 Hijriah dengan menggelar Pengajian Ahad Pahing di Pendopo Delta Wibawa, Minggu (14/6/2026). Dalam kegiatan yang dihadiri sekitar seribu jamaah tersebut, Pemkab Sidoarjo menghadirkan dai nasional Ustadz Das’ad Latif sebagai penceramah utama.

Ribuan jamaah yang berasal dari Muslimat NU dan Fatayat NU se-Kabupaten Sidoarjo tampak memadati lokasi pengajian. Turut hadir Bupati Sidoarjo H. Subandi, Ketua DPRD Sidoarjo Abdillah Nasih, serta KH Abdul Aziz Munif.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Subandi menyampaikan bahwa peringatan Tahun Baru Islam tahun ini mengusung tema “Merawat Tradisi, Meneguhkan Hijrah, Menggapai Keberkahan untuk Sidoarjo yang Lebih Baik.”

Baca Juga :  Dana Desa 2026 Anjlok hingga 70 Persen, Arah Kebijakan Dialihkan ke Koperasi Desa Merah Putih

Menurutnya, tema tersebut sangat relevan dengan karakter masyarakat Sidoarjo yang religius, guyub, dan memiliki tradisi keislaman yang kuat.

“Tradisi pengajian, tahlil, shalawat, sedekah, gotong royong, serta berbagai amaliah keagamaan yang berkembang di tengah masyarakat merupakan kekuatan sosial yang harus terus dipelihara sebagai identitas dan perekat persatuan,” ujar Subandi.

Ia menegaskan, merawat tradisi tidak hanya sekadar mempertahankan bentuk kegiatan yang telah diwariskan para ulama, tetapi juga menjaga nilai-nilai yang terkandung di dalamnya, seperti keimanan, ukhuwah, kepedulian sosial, serta semangat memperbaiki diri dan lingkungan.

Baca Juga :  Peringati Hari Pahlawan, Pemkab Sidoarjo Gelar Upacara Bendera di MPP

Bupati Subandi juga mengingatkan bahwa Tahun Baru Islam bukan sekadar pergantian kalender, melainkan momentum untuk meneladani semangat hijrah Rasulullah SAW menuju kehidupan yang lebih baik.

Menurutnya, makna hijrah harus diwujudkan melalui perubahan perilaku, peningkatan produktivitas, serta penguatan persatuan di tengah masyarakat.

“Hijrah bukan hanya perpindahan tempat, tetapi perubahan dari kebiasaan yang kurang baik menuju yang lebih baik, dari sikap individual menuju kepedulian sosial, serta dari perpecahan menuju persatuan,” katanya.

Semangat hijrah tersebut, lanjut Subandi, juga menjadi landasan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, pemerataan pembangunan, penguatan ekonomi masyarakat, serta tata kelola pemerintahan yang bersih dan melayani.

Baca Juga :  TP PKK Sidoarjo Tanam 346 Bougenville, Flyover Jenggolo Kian Asri dan Indah

Kegiatan pengajian dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah ini berlangsung khidmat dan menjadi momentum mempererat ukhuwah sekaligus menjaga tradisi keagamaan yang telah lama tumbuh di tengah masyarakat Sidoarjo.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi SeputarDesa.com

 




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

SeputarDesa.com - Mengungkap Fakta, Menjaga Integritas Desa
error: Dilarang Keras mengcopy sebagian atau seluruh artikel tanpa seizin redaksi