SeputarDesa.com, Sidoarjo – Bupati Subandi Sidoarjo menghadiri acara pengajian akbar dan doa bersama dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang digelar di Car Wash Pabean, Desa Pabean, Kecamatan Sedati, pada Sabtu, 15 Agustus 2026. Dalam kesempatan tersebut, ia mengungkapkan rasa syukur atas kebersamaan dan kekompakan masyarakat Sidoarjo.
”Apa pun yang dilakukan oleh pemerintah daerah ini tidak terlepas dari doa-doa masyarakat yang ada di Kabupaten Sidoarjo. Pemerintah bisa berjalan dengan baik kalau ada support system dari masyarakat,” ujar Subandi.
Acara pengajian akbar hut ri sidoarjo ini turut menghadirkan penceramah kondang Ustadz Dr. K.H. Das’ad Latif. Hadir pula Ketua TP PKK Kabupaten Sidoarjo dr. Hj. Sriatun Subandi, Kaji Rafi, para Asisten dan Staf Ahli, Camat Sedati, jajaran Forkopimka Sedati, serta ratusan jamaah yang memadati lokasi.
Momentum Kemerdekaan dan Komitmen Pembangunan Infrastruktur
Dalam sambutannya, Bupati Subandi mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan peringatan HUT ke-81 RI sebagai momentum mengenang jasa serta pengorbanan para pahlawan. Ia menekankan pentingnya menjaga kondusivitas, kerukunan, dan sikap guyub agar roda pembangunan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat dapat berjalan secara optimal.
“Semoga Kabupaten Sidoarjo dijadikan kabupaten baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur,” harapnya.
Selain aspek spiritual, pemkab sidoarjo infrastruktur yang terus digenjot meliputi program betonisasi jalan di berbagai wilayah. Ia mencontohkan peningkatan infrastruktur yang telah direalisasikan di kawasan Pabean hingga Ndares dan Dukuh Ingas.
“Biarkan perekonomian kita meningkat. Apabila infrastruktur kita meningkat, tentu perekonomian juga meningkat,” tegasnya.
Perhatian pada Sektor Kesehatan, Digitalisasi, dan Pendidikan
Komitmen pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan dasar juga ditegaskan melalui akses kesehatan gratis lewat program Universal Health Coverage (UHC). Bupati meminta para camat dan kepala desa di wilayah desa pabean sedati serta sekitarnya untuk proaktif membantu warga tidak mampu yang belum memiliki BPJS agar segera dibuatkan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) dan didaftarkan kepesertaannya.
Di samping itu, Pemkab Sidoarjo terus mendorong percepatan digitalisasi pelayanan publik dari tingkat desa, kecamatan, hingga kabupaten guna meningkatkan transparansi serta meminimalkan potensi kebocoran. Menutup rangkaian kegiatan, Bupati Subandi juga menegaskan kepeduliannya terhadap masa depan anak-anak yatim di Pabean.
“Dadi tugase Bupati niki juga menyekolahkan anak yatim mulai SD sampai SMA,” pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi SeputarDesa.com















