banner 970x250
Peristiwa

Buru Biawak, Seorang Pemuda Tenggelam di Sungai Cimanuk

×

Buru Biawak, Seorang Pemuda Tenggelam di Sungai Cimanuk

Sebarkan artikel ini

SeputarDesa.com, Garut – Nasib tragis dialami Baruna Resta Hamda alias Monde (24). Pemuda asal Kabupaten Bandung tersebut ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di aliran Sungai Cimanuk, Kampung Tambakan, Desa Leuwigoong, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Senin (29/12/2025).

Korban ditemukan oleh Tim Gabungan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Garut bersama Tim SAR Kompi 1 Batalyon D Pelopor Satbrimob Polda Jawa Barat di aliran Sungai Cimanuk pada koordinat 7°06’15.9″S 107°57’44.5″E.

Berdasarkan data identitas, Monde merupakan warga Kampung Pelangi RT 01 RW 04, Desa Sukamukti, Kecamatan Majalaya, Kabupaten Bandung.

Baca Juga :  Lombok Memanas! Ratusan Penumpang Super Air Jet Terlantar 7 Jam, Manajer Maskapai 'Plerok-Plerokan' sama Crew?

Berdasarkan informasi yang dihimpun, sebelum kejadian korban bersama rekannya tengah memburu biawak di sekitar aliran Sungai Cimanuk. Saat itu, korban melihat seekor biawak berada di seberang sungai. Meski kondisi sungai berarus cukup deras, korban nekat menyeberang dengan cara berenang.

Namun nahas, korban diketahui tidak bisa berenang. Derasnya arus Sungai Cimanuk membuat korban terseret arus hingga akhirnya tenggelam.

Saksi mata Galih (28), rekan korban yang berada di lokasi kejadian, mengaku melihat langsung peristiwa tersebut.

“Saya melihat teman saya terbawa arus dan menghilang. Saya kemudian meminta pertolongan warga sekitar dan melaporkan kejadian tersebut kepada aparat setempat,” ujar Galih.

Mendapat laporan tersebut, Tim SAR Gabungan segera diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pencarian. Personel gabungan menyisir bantaran sungai dan melakukan pencarian menggunakan perahu karet. Meski terkendala derasnya arus, upaya pencarian tetap dilakukan.

Baca Juga :  Fatayat NU Ranting Luwungbata Gelar Pemilihan Ketua Masa Khidmat 2025–2028

Sekitar pukul 16.30 WIB, Tim SAR Gabungan akhirnya menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia. Selanjutnya, korban dievakuasi ke puskesmas terdekat sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.

Kepala Pelaksana BPBD Garut, Satria Budi, mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dan tidak melakukan aktivitas berisiko di sekitar aliran sungai, terutama saat debit air meningkat dan arus sungai sedang deras.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi SeputarDesa.com

 




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

SeputarDesa.com - Mengungkap Fakta, Menjaga Integritas Desa
error: Dilarang Keras mengcopy sebagian atau seluruh artikel tanpa seizin redaksi