banner 120x600
banner 120x600
banner 970x250
BeritaPemerintahan

Desa Carangrejo Bentuk Desa Tangguh Bencana, Perkuat Kesiapsiagaan Masyarakat Hadapi Risiko Bencana

×

Desa Carangrejo Bentuk Desa Tangguh Bencana, Perkuat Kesiapsiagaan Masyarakat Hadapi Risiko Bencana

Sebarkan artikel ini

SeputarDesa.com, Jombang – Pemerintah Desa Carangrejo, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Jombang, bersama BPBD Kabupaten Jombang melaksanakan kegiatan Pembentukan Desa Tangguh Bencana (Destana) yang berlangsung pada 3–9 Juni 2026 di Gedung Serbaguna Desa Carangrejo.. Kegiatan ini merupakan upaya meningkatkan kapasitas masyarakat dalam menghadapi berbagai ancaman bencana yang berpotensi terjadi di wilayah desa.

Melalui kegiatan tersebut, peserta dibekali pengetahuan dan keterampilan dalam penyusunan Kajian Risiko Bencana serta Rencana Penanggulangan Bencana Desa. Peserta melakukan identifikasi ancaman bencana berdasarkan riwayat kejadian yang pernah terjadi di Desa Carangrejo dan menentukan prioritas risiko yang perlu mendapatkan perhatian dalam upaya mitigasi dan penanggulangan bencana.

Dalam proses penyusunan kajian risiko, peserta berdiskusi untuk mengidentifikasi karakteristik ancaman bencana yang berpotensi terjadi, menyusun pohon ancaman, serta merumuskan berbagai rencana aksi yang dapat dilakukan oleh masyarakat dan pemerintah desa. Rencana aksi tersebut mencakup langkah-langkah penanggulangan pada tahap pra-bencana, tanggap darurat, hingga pascabencana.

Baca Juga :  Gubernur Jatim Khofifah Dampingi Wapres Gibran Hadiri Haul KH Abdul Wahab Chasbullah di Jombang

Peserta juga melakukan pemetaan wilayah desa dengan menentukan jalur evakuasi, titik kumpul, dan lokasi evakuasi akhir yang dapat digunakan saat terjadi bencana. Untuk memperkuat data yang telah disusun, dilakukan observasi lapangan ke sejumlah titik yang dianggap memiliki tingkat kerawanan tinggi. Dari kegiatan tersebut, peserta mengidentifikasi tingkat kerentanan wilayah, potensi risiko yang ada, serta menilai kesiapan sarana pendukung yang dapat digunakan dalam situasi darurat.

Selain materi mitigasi dan penanggulangan bencana, peserta juga mendapatkan pelatihan penanganan keadaan darurat, termasuk penolongan pertama terhadap korban luka, penanganan perdarahan, penanganan korban yang mengalami gangguan atau gagal napas, serta teknik evakuasi yang aman sebelum korban mendapatkan penanganan medis lanjutan.

Baca Juga :  Anggaran APBD 2026 Rp 1,8 Miliar Dialokasikan untuk Rehabilitasi 19 SDN di Jombang

Kepala Desa Carangrejo, Supriaji, ST, menyampaikan bahwa pembentukan Desa Tangguh Bencana merupakan langkah strategis untuk membangun kesadaran dan kesiapan masyarakat dalam menghadapi berbagai potensi bencana.

“Ketangguhan desa tidak hanya ditentukan oleh infrastruktur, tetapi juga oleh kesiapan masyarakatnya. Melalui Destana, kami ingin membangun budaya sadar bencana sehingga masyarakat mampu bertindak cepat, tepat, dan terorganisir ketika menghadapi situasi darurat,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Kecamatan Kesamben, Hari Santoso, S.E., mengapresiasi komitmen Pemerintah Desa Carangrejo dalam memperkuat kapasitas masyarakat melalui pembentukan Destana.

Baca Juga :  Dari Rumah Sederhana Menuju Layak Huni, Bukti Nyata Pengabdian TMMD

Menurutnya, keberadaan Desa Tangguh Bencana menjadi salah satu langkah penting dalam mengurangi risiko bencana sekaligus meningkatkan kemampuan masyarakat dalam melindungi diri, keluarga, dan lingkungan sekitar.

Dengan terbentuknya Desa Tangguh Bencana, Desa Carangrejo diharapkan memiliki sistem kesiapsiagaan yang lebih baik, didukung oleh relawan yang terlatih, peta risiko yang jelas, serta rencana penanggulangan yang dapat diterapkan secara efektif demi menjaga keselamatan dan kesejahteraan masyarakat.(**)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi SeputarDesa.com

 




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

SeputarDesa.com - Mengungkap Fakta, Menjaga Integritas Desa
error: Dilarang Keras mengcopy sebagian atau seluruh artikel tanpa seizin redaksi