SeputarDesa.com, Jombang – Pemerintah Desa Kedungbetik, Kecamatan Kesamben, merealisasikan pembangunan Tembok Penahan Jalan (TPJ) di Dusun Kedungbetik pada Tahun Anggaran 2025. Pembangunan ini menjadi langkah tegas pemerintah desa dalam mengantisipasi potensi longsor serta mengamankan akses jalan yang vital bagi aktivitas masyarakat.
Tembok penahan jalan tersebut dibangun dengan volume 0,60 meter x 1,40 meter x 246 meter. Proyek ini menelan anggaran sebesar Rp200 juta yang bersumber dari Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Tahun 2025 dan dilaksanakan sesuai dengan perencanaan teknis yang telah ditetapkan.
Kepala Desa Kedungbetik, Said Mashar, S.Sos., menegaskan bahwa pembangunan TPJ merupakan kebutuhan mendesak dan masuk dalam prioritas pembangunan desa.

“Infrastruktur jalan harus aman dan kuat. Pemerintah desa tidak bisa menunda pekerjaan yang menyangkut keselamatan warga,” tegasnya.
Sementara itu, Kasi Kesejahteraan Desa Kedungbetik, Harianto, menyampaikan bahwa pembangunan TPJ dilaksanakan dengan pengawasan ketat agar mutu pekerjaan sesuai spesifikasi teknis.
“TPJ ini dibangun untuk jangka panjang. Kami pastikan material, volume, dan proses pengerjaan sesuai rencana agar hasilnya benar-benar kokoh dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Harianto.
Pelaksanaan pembangunan berada di bawah koordinasi Kasi Kesejahteraan Desa Kedungbetik dan dilaksanakan oleh Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) yang diketuai oleh Aan Rofiuddin. Pemerintah desa memastikan seluruh tahapan pekerjaan berjalan secara transparan, akuntabel, serta melibatkan partisipasi masyarakat setempat.
Dengan terealisasinya pembangunan tembok penahan jalan ini, diharapkan akses transportasi di Dusun Kedungbetik semakin aman, stabil, dan mampu menunjang aktivitas sosial maupun perekonomian warga desa secara berkelanjutan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi SeputarDesa.com














