banner 120x600
banner 120x600
banner 970x250
Berita

Ekonomi Kabupaten Cirebon Tumbuh 6,23 Persen, Pemkab Jajaki Kerja Sama dengan China

×

Ekonomi Kabupaten Cirebon Tumbuh 6,23 Persen, Pemkab Jajaki Kerja Sama dengan China

Sebarkan artikel ini

SeputarDesa.com, Cirebon – Pemerintah Kabupaten Cirebon mencatat capaian positif dalam pertumbuhan ekonomi daerah selama dua tahun terakhir.

Wakil Bupati Cirebon, H Agus Kurniawan Budiman, mengatakan pertumbuhan ekonomi Kabupaten Cirebon meningkat signifikan pada 2024, yaitu mencapai 5,83 persen. Capaian tersebut menempatkan Kabupaten Cirebon sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi ketiga di Jawa Barat.

Menurutnya, tren positif itu kembali berlanjut pada 2025. Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Cirebon naik menjadi 6,23 persen.

“Pada 2025, capaian ini kembali meningkat signifikan, mencapai 6,23 persen,” ujar Jigus, sapaan akrab Wakil Bupati, Kamis, 23 April 2026.

Jigus menjelaskan, peningkatan pertumbuhan ekonomi tersebut didorong oleh sejumlah sektor unggulan, terutama pertanian dan perikanan. Ia menyebut Kabupaten Cirebon memiliki potensi besar di sektor pertanian, mulai dari tanaman pangan, hortikultura, hingga perkebunan.

Baca Juga :  Muscam ABPEDNAS Mojowarno Jadi Momentum Konsolidasi dan Perjuangan Hak BPD

Selain itu, sektor perikanan juga dinilai menjanjikan karena Kabupaten Cirebon memiliki sumber daya perikanan darat maupun laut yang cukup melimpah.

Ia menambahkan, potensi tersebut semakin kuat dengan adanya Peraturan Pemerintah Nomor 87 Tahun 2021 yang menetapkan Kabupaten Cirebon sebagai bagian dari kawasan industri Rebana.

“Seperti kita ketahui, Rebana merupakan proyek strategis nasional. Kawasan ini diharapkan mampu menjadi lokomotif pertumbuhan ekonomi wilayah berbasis industri, logistik, dan jasa, yang membuka peluang luas bagi investasi dan kerja sama dengan berbagai pihak,” jelasnya.

Jigus juga menyampaikan, Pemkab Cirebon baru saja memperoleh peluang kerja sama dengan Pemerintah Kota Yangjiang, China. Dalam pertemuan bersama delegasi Kota Yangjiang, telah disepakati empat bidang kerja sama utama.

Baca Juga :  Larung Sesaji di Selat Madura: Ribuan Warga Balongdowo 'Ngalap Berkah' dalam Tradisi Nyadran Dewi Sekardadu

Keempat bidang tersebut meliputi peningkatan kapasitas sumber daya manusia, kerja sama ekonomi dan perdagangan, pengembangan pariwisata dan kebudayaan, serta perlindungan dan penelitian peninggalan budaya “belt and road” termasuk eksplorasi sejarah dan budaya Jalur Sutra Maritim.

“Ini merupakan langkah konkret yang sangat strategis,” pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi SeputarDesa.com

 




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

SeputarDesa.com - Mengungkap Fakta, Menjaga Integritas Desa
error: Dilarang Keras mengcopy sebagian atau seluruh artikel tanpa seizin redaksi