banner 120x600
banner 120x600
banner 970x250
Berita

HUT ke-81 Jatim di Grahadi, Khofifah Ungkap Pertumbuhan Ekonomi 5,84 Persen dan Anugerahkan Lencana kepada 17 Tokoh

×

HUT ke-81 Jatim di Grahadi, Khofifah Ungkap Pertumbuhan Ekonomi 5,84 Persen dan Anugerahkan Lencana kepada 17 Tokoh

Sebarkan artikel ini
Keterangan foto: Suasana upacara peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Senin (12/10/2026)

SeputarDesa.com, Surabaya – Peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur berlangsung di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Senin (12/10/2026). Selain diisi upacara resmi, kegiatan tersebut menjadi momentum bagi Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa untuk menyampaikan capaian pembangunan daerah sekaligus memberikan penghargaan kepada sejumlah tokoh yang dinilai berkontribusi di berbagai bidang.

Persiapan upacara telah terlihat sejak pukul 06.30 WIB. Sejumlah petugas, peserta upacara, dan tamu undangan mulai memadati kawasan Gedung Negara Grahadi. Suasana semakin ramai menjelang dimulainya prosesi yang dijadwalkan berlangsung pukul 08.00 WIB.

Di luar kawasan Grahadi, tepatnya di depan Taman Apsari, kelompok paduan suara tampak melakukan persiapan di atas panggung. Para anggota berlatih menyanyikan lagu-lagu untuk mengiringi rangkaian acara dengan mengenakan busana tradisional bernuansa merah dan hijau.

Para tamu undangan yang datang terlebih dahulu mengisi daftar hadir sebelum memasuki area upacara. Mereka mengenakan beragam pakaian, mulai dari batik hingga busana tradisional khas Jawa Timur.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa terlihat menyapa sejumlah tamu undangan sebelum upacara dimulai. Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak juga hadir bersama istrinya, Arumi Bachsin.

Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyediakan total 1.000 undangan bagi masyarakat yang ingin mengikuti upacara di Gedung Negara Grahadi. Undangan tersebut dibagi dalam dua sesi, yakni pagi dan sore hari. Pemprov Jatim juga menyiapkan sajian kuliner khas Jawa Timur secara gratis bagi masyarakat yang hadir, baik peserta upacara maupun pengunjung lainnya.

Khofifah Ungkap Pertumbuhan Ekonomi Jatim 5,84 Persen

Dalam pidatonya, Khofifah menyampaikan bahwa pertumbuhan ekonomi Jawa Timur pada semester I 2026 mencapai 5,84 persen, melampaui pertumbuhan ekonomi nasional yang tercatat sebesar 5,45 persen.

Menurutnya, capaian tersebut semakin memperkuat posisi Jawa Timur sebagai Gerbang Baru Nusantara, terutama dalam menghubungkan pusat produksi dengan pasar, mempertemukan investasi dengan potensi daerah, serta memperkuat hubungan ekonomi antara wilayah Indonesia bagian barat dan timur.

Baca Juga :  Pamit Kenal Kapolsek Megaluh, Iptu Irfendi Fibrianto Siap Perkuat Sinergi dan Kamtibmas

Jawa Timur juga disebut menyuplai 80 persen kebutuhan logistik di 17 provinsi. Kontribusi tersebut, menurut Khofifah, menunjukkan peran strategis provinsi ini sebagai penghubung sekaligus salah satu penopang rantai pasok nasional.

“Konektivitas ini memberi ruang bagi hasil kerja petani, nelayan, pelaku UMKM, dan industri Jawa Timur untuk menjangkau pasar yang lebih luas. Pada saat yang sama, hubungan tersebut memperkuat rantai pasok dan kegiatan ekonomi di berbagai wilayah Nusantara,” ujar Khofifah.

Untuk memperkuat daya saing daerah, Pemprov Jatim terus mendorong pengembangan sektor industri dan hilirisasi. Khofifah menyebut terdapat 13 kawasan industri, dua Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), serta Kawasan Industri Halal yang menjadi bagian dari strategi penguatan ekonomi daerah.

Investasi yang masuk juga diarahkan agar melibatkan pemasok lokal sehingga mampu menciptakan lapangan kerja berkualitas dan meningkatkan nilai tambah produk daerah.

Keterangan foto: Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat menyampaikan sambutan dalam upacara peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Senin (12/10/2026).
Keterangan foto: Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat menyampaikan sambutan dalam upacara peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Senin (12/10/2026).

Infrastruktur Didorong hingga Wilayah Pesisir dan Kepulauan

Selain penguatan industri, pembangunan infrastruktur dan peningkatan konektivitas menjadi perhatian Pemprov Jatim. Upaya tersebut diarahkan untuk memperluas akses ekonomi, khususnya bagi masyarakat di wilayah pesisir, kepulauan, Madura, hingga kawasan selatan Jawa Timur.

Salah satu proyek yang disoroti adalah Jalan Pantai Selatan (Pansela) di Kabupaten Tulungagung yang disebut telah tersambung penuh sepanjang 51,56 kilometer.

Kemudian, ruas Tol Probolinggo–Situbondo–Banyuwangi (Prosiwangi) pada segmen Gending–Paiton sepanjang kurang lebih 24 kilometer telah dibuka untuk uji coba.

Modernisasi pelabuhan dan fasilitas penyeberangan juga dilakukan di sejumlah wilayah, meliputi Probolinggo, Boom, Sapeken, Brondong, serta pelabuhan penyeberangan Paciran dan Jangkar.

Penguatan konektivitas tersebut diharapkan memperlancar distribusi barang, mendukung mobilitas masyarakat, dan membuka akses pasar yang lebih luas bagi produk unggulan daerah.

Khofifah juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam merealisasikan program prioritas pembangunan daerah yang terangkum dalam Nawa Bhakti Satya.

“Jawa Timur adalah simpul pendidikan, talenta, inovasi, dan ekonomi kreatif Nusantara. Melalui sinergi tanpa batas antara perguruan tinggi, pesantren, dunia usaha, dan pemerintah, kita pastikan Jawa Timur akan selalu hadir memberikan solusi bagi tantangan bangsa di masa depan,” tegasnya.

17 Tokoh Terima Lencana Jer Basuki Mawa Beya

Dalam rangkaian peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur, Khofifah juga menganugerahkan tanda kehormatan Lencana Jer Basuki Mawa Beya kepada 17 tokoh. Penghargaan tersebut terdiri atas kategori emas untuk 13 penerima dan kategori perak untuk empat penerima.

Baca Juga :  Dugaan Pungli di Satpas SIM Tuban Disorot Warga, Pengawasan Dipertanyakan

Para penerima berasal dari berbagai unsur, mulai dari pemerintahan, legislatif, aparat penegak hukum, pelaku usaha, hingga penggiat sosial.

Penerima kategori emas di antaranya Muhammad Sarmuji, Menteri Perindustrian; Prof. R. Narendra Jatna, Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Negara; Abdul Qohar AF, Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur; serta Adhy Karyono, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur.

Keterangan foto: Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat menyematkan Lencana Jer Basuki Mawa Beya kepada penerima penghargaan dalam upacara peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Senin (12/10/2026).
Keterangan foto: Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat menyematkan Lencana Jer Basuki Mawa Beya kepada penerima penghargaan dalam upacara peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Senin (12/10/2026).

Penghargaan kategori emas juga diberikan kepada empat wakil ketua DPRD Jawa Timur, yakni Deni Wicaksono, Hidayat, Blegur Prijanggono, dan Sri Wahyuni. Selain itu, terdapat Mulyanto, Kepala BNN Provinsi Jawa Timur, serta Sri Untari, Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur.

Dari kalangan penggiat sosial dan pelaku usaha, penerima kategori emas meliputi Christrijogo Sumartono, penggiat kebencanaan bidang kesehatan; Aminoto Kurniawan, pemilik PT Bumi Kironggo Joyo di Bondowoso dan PT Bumi Rojokoyo di Banyuwangi; serta Lanny Siswadi, pemilik Depot Bu Rudy.

Sementara itu, empat penerima kategori perak adalah Aditya Puji Kurniawan, Kabag Ops BINDA Jawa Timur; Abdul Majid, Ketua Koalisi Disabilitas Jawa Timur; Ali Mansur, Ketua Mangrove Center Indonesia; serta Taufiq Wahyu Triyanto, penggiat disabilitas mental.

Penganugerahan tersebut menjadi bagian dari apresiasi pemerintah provinsi terhadap para tokoh yang berkontribusi di bidang masing-masing. Keberagaman latar belakang penerima mencerminkan keterlibatan berbagai unsur dalam mendukung pembangunan Jawa Timur.

49 Piagam Penghargaan untuk Berbagai Bidang

Selain penganugerahan Lencana Jer Basuki Mawa Beya, rangkaian peringatan Hari Jadi ke-81 Jawa Timur juga diisi dengan penyerahan 49 piagam penghargaan kepada penerima dari berbagai bidang.

Baca Juga :  MDS Rijalul Ansor PAC GP Ansor Megaluh Gelar Rutinan, Gandeng PAC IPNU Perkuat Syiar Aswaja

Penerima piagam mencakup kepala daerah, unsur perangkat daerah, tenaga kesehatan, organisasi perempuan, perusahaan, kelompok tani dan peternak, desa, pelaku seni, hingga pelajar.

Di bidang seni dan budaya, penghargaan diberikan kepada Hengki Tandiono Kusuma yang dikenal sebagai maestro ludruk serta Damar Wishnu Dewangga sebagai penari cilik.

Sementara di sektor pertanian, penghargaan diberikan kepada sejumlah kelompok tani dan kelompok ternak dari berbagai daerah di Jawa Timur sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi mereka dalam mendukung sektor pertanian dan peternakan.

Pemberian penghargaan lintas bidang tersebut menjadi salah satu bagian dari peringatan hari jadi provinsi, yang tidak hanya menyoroti capaian pemerintah, tetapi juga kontribusi masyarakat, komunitas, dan pelaku usaha.

Momentum Pemerataan Pembangunan hingga Desa

Peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur menjadi momentum untuk menegaskan arah pembangunan daerah, mulai dari penguatan ekonomi, pengembangan industri, pembangunan infrastruktur, hingga pemberdayaan masyarakat.

Pertumbuhan ekonomi yang disampaikan gubernur menjadi salah satu indikator perkembangan perekonomian daerah. Namun, tantangan berikutnya adalah memastikan manfaat pertumbuhan tersebut dirasakan secara merata, termasuk oleh masyarakat di kawasan perdesaan.

Petani, nelayan, pelaku UMKM, kelompok tani, serta masyarakat desa perlu memperoleh kesempatan yang lebih luas untuk terhubung dengan pasar, mengakses investasi, dan meningkatkan nilai tambah produk lokal.

Dengan dukungan infrastruktur, penguatan sektor produktif, dan kolaborasi lintas sektor, Jawa Timur diharapkan dapat terus memperluas kesempatan ekonomi sekaligus memperkuat kontribusinya terhadap pembangunan nasional.

Peringatan tahun ini pun menjadi pengingat bahwa kemajuan provinsi tidak hanya diukur melalui pertumbuhan ekonomi dan pembangunan fisik, tetapi juga melalui pemerataan manfaat pembangunan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat di seluruh wilayah.(**)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi SeputarDesa.com

 




SeputarDesa.com - Mengungkap Fakta, Menjaga Integritas Desa