SeputarDesa.com, Jombang – Dalam rangka menyambut Hari Santri Nasional (HSN) 2026, Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Carangrejo, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Jombang, bersama badan otonom (Banom) NU akan menggelar Majelis Khotmil Quran di enam dusun pada Ahad (18/10/2026).
Kegiatan keagamaan yang dijadwalkan mulai pukul 06.00 WIB hingga selesai ini menjadi bagian dari upaya menyemarakkan Hari Santri Nasional sekaligus memperkuat kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an. Selain menghidupkan tradisi khataman, kegiatan tersebut diharapkan menjadi sarana mempererat silaturahmi dan menjaga kebersamaan warga di lingkungan Nahdlatul Ulama.
Ketua PRNU Carangrejo, H. Rofiudin, S.Pd., diharapkan dapat mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Momentum Hari Santri diharapkan tidak hanya menjadi peringatan seremonial, tetapi juga menjadi kesempatan untuk meningkatkan kecintaan terhadap Al-Qur’an dan mengamalkan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari.
“Melalui Majelis Khotmil Quran yang akan dilaksanakan di enam dusun ini, kami berharap semangat Hari Santri semakin tumbuh di tengah masyarakat. Kegiatan ini bukan sekadar membaca dan mengkhatamkan Al-Qur’an, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi, memperkuat ukhuwah Islamiyah, serta menjaga kebersamaan warga,” ujarnya
Ia juga diharapkan mengajak seluruh unsur PRNU, Banom NU, dan masyarakat untuk bersama-sama menyukseskan agenda tersebut. Dengan keterlibatan berbagai elemen, kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat tradisi keagamaan sekaligus menanamkan nilai-nilai Islam kepada generasi muda.
“Kami ingin tradisi membaca Al-Qur’an terus hidup dan menjadi bagian dari keseharian masyarakat. Semoga kegiatan ini membawa keberkahan bagi seluruh warga Carangrejo serta memperkuat persatuan dan kepedulian sosial dalam kehidupan bermasyarakat,” pungkasnya.
Berdasarkan jadwal yang dipublikasikan, pelaksanaan Majelis Khotmil Quran akan dibagi menjadi kelompok putra dan putri dengan lokasi berbeda di setiap dusun. Enam dusun yang menjadi tempat pelaksanaan meliputi Carangpuspo, Carangrejo, Carangpranti, Kandangan, Cangkringmalang, dan Kedungmulyo.
Adapun lokasi kegiatan yang telah dijadwalkan adalah sebagai berikut:
- Dusun Carangpuspo: kelompok putra di Masjid Jami’ Baitul Mabruur dan kelompok putri di Musholla Nurul Hidayah.
- Dusun Carangrejo: kelompok putra di Masjid Besar At Taqwa dan kelompok putri di Musholla Bani Hasyim.
- Dusun Carangpranti: kelompok putra di Musholla Al Badar dan kelompok putri di Masjid Al Aziz.
- Dusun Kandangan: kelompok putra di Musholla Ar Ridho dan kelompok putri di Masjid Al Hidayah.
- Dusun Cangkringmalang: kelompok putra di Musholla Ar Roudhoh dan kelompok putri di Masjid Al Ikhlas.
- Dusun Kedungmulyo: kelompok putra di Masjid Baitunnajah dan kelompok putri di Musholla Darussalam.
Kegiatan ini akan melibatkan berbagai unsur organisasi di bawah naungan NU Ranting Carangrejo, di antaranya Muslimat NU, Gerakan Pemuda Ansor, Fatayat NU, Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU), Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU), serta unsur badan otonom lainnya yang tercantum dalam publikasi kegiatan.
Keterlibatan berbagai unsur tersebut diharapkan mencerminkan semangat kebersamaan dalam merawat tradisi keagamaan dan memperkuat peran organisasi kemasyarakatan. Pelaksanaan di enam dusun juga diharapkan memudahkan masyarakat untuk berpartisipasi sekaligus menghidupkan suasana religius di lingkungan masing-masing.
Majelis Khotmil Quran ini mengusung semangat Hari Santri Nasional 2026, yakni “Santri Menguatkan Negeri, Menuju Indonesia Emas.” Semangat tersebut menegaskan pentingnya peran santri dan masyarakat dalam menjaga tradisi keislaman, merawat persatuan, serta berkontribusi bagi kemajuan bangsa.
Melalui kegiatan yang akan diselenggarakan tersebut, PRNU dan Banom NU Ranting Carangrejo berharap tradisi membaca dan mengkhatamkan Al-Qur’an terus terjaga serta semakin memperkuat hubungan antara organisasi keagamaan dan masyarakat.
Dengan demikian, peringatan Hari Santri Nasional 2026 diharapkan tidak hanya menjadi momentum mengenang perjuangan santri, tetapi juga memperkuat komitmen bersama dalam menjaga nilai-nilai keislaman, membangun kebersamaan, dan menyiapkan generasi penerus yang berakhlak mulia.(**)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi SeputarDesa.com















