SeputarDesa.com, Mojokerto – Dinginnya kabut di Arayanna Hotel & Resort, Trawas, Mojokerto, berubah menjadi hangat penuh semangat pada akhir pekan kemarin (6-7/2/2026). Sebanyak 13 Madrasah Tsanawiyah yang tergabung dalam Kelompok Kerja Madrasah (KKM) MTs 4 Sidoarjo berkumpul bukan untuk sekadar liburan, melainkan untuk membedah jurus baru dalam dunia pendidikan: Kurikulum Berbasis Cinta (KBC).
Misi besar ini diikuti oleh puluhan “pahlawan tanpa tanda jasa”, mulai dari kepala madrasah hingga guru mata pelajaran inti seperti Bahasa Inggris, Matematika, hingga Agama. Mereka sepakat bahwa di era modern ini, mengajar saja tidak cukup. Perlu ada sentuhan empati, kasih sayang, dan karakter yang kuat agar ilmu yang diberikan benar-benar meresap ke hati siswa.
Hadir langsung membuka acara, Kepala Kantor Kemenag Sidoarjo, Dr. Mufi Imron Rosyadi, M.EI, memberikan suntikan motivasi mengenai arah kebijakan madrasah masa depan. Tak tanggung-tanggung, narasumber dari Balai Diklat Surabaya, Moh. Miftah Sirojudin, juga diterjunkan untuk menguliti konsep Deep Learning. Intinya, guru diminta tak lagi sekadar mengejar target materi, tapi bagaimana menciptakan pembelajaran yang humanis dan bikin siswa merasa dihargai.
Suasana workshop yang biasanya membosankan, kali ini terasa sangat cair. Di sela-sela menyusun modul ajar yang bakal jadi “senjata” baru di kelas, para guru disuguhi berbagai ice breaking seru yang menghidupkan suasana. Bahkan, kebersamaan semakin kental saat seluruh peserta diajak jalan sehat membelah hamparan sawah hijau khas pegunungan Mojokerto pada Sabtu pagi.
Sepulang dari Trawas, para peserta tak hanya membawa oleh-oleh pemandangan indah, tapi juga produk nyata berupa modul pembelajaran berbasis cinta yang siap diterapkan di madrasah masing-masing. Di akhir acara, sebuah slogan baru pun menggema: “KKM MTs 4 Sidoarjo: Kompak, Kompak, Kompak, BISA!”. Sidoarjo memang harus bangga, karena dari tangan guru-guru yang penuh cinta inilah, generasi yang cerdas dan berakhlak mulia akan lahir.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi SeputarDesa.com














