banner 120x600
banner 120x600
banner 970x250
BeritaPemerintahan

Panas! BPD Jombang Siap Turun Jalan Tanpa DPC, Dukungan Tembus 60 Persen

×

Panas! BPD Jombang Siap Turun Jalan Tanpa DPC, Dukungan Tembus 60 Persen

Sebarkan artikel ini
Foto : Gambar Ilustrasi

SeputarDesa.com, Jombang — Dinamika Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di Kabupaten Jombang kian memanas. Sejumlah BPD menyatakan siap menggelar aksi turun jalan (turjal) tanpa keterlibatan langsung DPC ABPEDNAS Kabupaten Jombang, menyusul kekecewaan atas tidak adanya kenaikan tunjangan selama tiga tahun terakhir.

Aksi tersebut dimotori oleh PAC ABPEDNAS Kecamatan Kesamben, yang saat ini terus melakukan konsolidasi dan penggalangan dukungan di tingkat desa.

Ketua PAC ABPEDNAS Kecamatan Kesamben, Suwanan Nur Abidin, menegaskan bahwa momentum perjuangan tidak bisa terus ditunda.

“Kalau tidak sekarang, kapan lagi kita memperjuangkan nasib BPD Kabupaten Jombang,” tegasnya.

Sementara itu, Sekretaris PAC ABPEDNAS Kecamatan Kesamben, M. Irwani Nasirul Umam, mengungkapkan bahwa sekitar 60 persen BPD telah menyatakan kesiapan untuk turun dalam aksi.

“Sudah ada hampir 60 persen BPD yang siap turun. Dan angka ini masih terus bergerak,” ujarnya.

Meski aksi ini berkembang tanpa koordinasi langsung dengan DPC, Irwani menegaskan bahwa langkah tersebut bukan bentuk penyingkiran peran organisasi di tingkat kabupaten.

“Sebenarnya kami tidak menyingkirkan DPC. Ini sudah menjadi puncak gunung es dari kondisi yang terjadi selama ini,” jelasnya.

Menurutnya, dorongan aksi muncul dari bawah sebagai respons atas stagnasi yang dirasakan anggota BPD, terutama terkait kesejahteraan yang dinilai tidak mengalami perubahan signifikan dalam beberapa tahun terakhir.

Baca Juga :  Yohanes Winarto Tekankan Disiplin dan Selektivitas Kader dalam Rapat Perluasan PAC PDI-P Kedungjati

Isu utama yang diangkat dalam aksi ini adalah tidak adanya kenaikan tunjangan BPD selama tiga tahun, yang dinilai tidak sebanding dengan beban tugas dan fungsi BPD dalam pengawasan serta penyelenggaraan pemerintahan desa.

Selain itu, tuntutan juga mencakup penyeragaman BOP dan tunjangan kinerja, serta penguatan kedudukan BPD dalam sistem pemerintahan desa.

Langkah aksi mandiri yang dimotori PAC Kesamben ini menjadi sinyal kuat adanya tekanan dari akar rumput, sekaligus menunjukkan bahwa gerakan BPD mulai bergerak lebih cepat dari dinamika organisasi di tingkat atas.

Baca Juga :  Terima Kasih 119.433 Pelanggan Setia Percayakan Perjalanan Lebaran “Semakin Melayani” Bersama KAI Wisata

Dengan dukungan yang telah mencapai mayoritas dan berpotensi terus bertambah, aksi ini diperkirakan akan menjadi salah satu mobilisasi terbesar BPD di Jombang, sekaligus menjadi ujian bagi soliditas organisasi dan respons pemerintah daerah.(**)

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi SeputarDesa.com

 




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

SeputarDesa.com - Mengungkap Fakta, Menjaga Integritas Desa