SeputarDesa.com, Jombang – – Personel Polsek Kesamben melakukan pemantauan langsung terhadap rumah warga yang rusak akibat bencana angin puting beliung di Dusun Beluk Lor, Desa Blimbing, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Jombang, Senin (30/3/2026).
Pemantauan dilakukan pasca terjadinya angin puting beliung yang menerjang wilayah tersebut sekitar pukul 15.35 WIB. Sebelumnya, hujan deras disertai angin kencang mengguyur kawasan Desa Blimbing sejak pukul 15.30 WIB, sebelum akhirnya muncul pusaran angin yang merusak permukiman warga.
Dalam kejadian tersebut, sedikitnya 18 rumah warga dilaporkan terdampak. Tiga di antaranya mengalami kerusakan berat, sementara 15 rumah lainnya mengalami kerusakan ringan, terutama pada bagian atap yang beterbangan akibat terpaan angin.
Kapolsek Kesamben, Iptu Niswan, mengatakan pihaknya langsung menerjunkan personel ke lokasi untuk memastikan kondisi warga serta melakukan langkah penanganan awal.
“Kami langsung menurunkan anggota ke lokasi untuk melakukan pengecekan dan membantu warga. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa pihak kepolisian berkoordinasi dengan perangkat desa untuk melakukan pendataan rumah warga yang terdampak serta mengantisipasi kemungkinan gangguan keamanan pasca bencana.
Sabar, salah satu warga yang rumahnya mengalami kerusakan parah, mengaku angin datang secara tiba-tiba dan membuat keluarganya panik.
“Anginnya datang mendadak, sangat kencang. Atap rumah langsung terangkat. Kami sekeluarga langsung keluar untuk menyelamatkan diri,” tuturnya.

Hal serupa disampaikan Yadi, warga lainnya yang terdampak. Ia menyebut kejadian berlangsung sangat cepat.
“Suara anginnya keras sekali, seperti gemuruh. Dalam sekejap atap rumah sudah beterbangan,” katanya.
Pasca kejadian, warga bersama aparat kepolisian dan perangkat desa bergotong royong membersihkan puing-puing serta melakukan perbaikan darurat pada rumah yang rusak.
Kerugian materiil akibat bencana tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp10 juta. Hingga saat ini, proses pendataan masih terus dilakukan untuk pengajuan bantuan kepada warga terdampak.
Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, terutama di masa pancaroba yang rawan terjadi hujan lebat disertai angin kencang.(**)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi SeputarDesa.com
















