banner 120x600
banner 120x600
banner 970x250
BeritaPeristiwa

Petir Sambar Buruh Tani di Sawah Kedungbetik Jombang, Satu Meninggal Dunia

×

Petir Sambar Buruh Tani di Sawah Kedungbetik Jombang, Satu Meninggal Dunia

Sebarkan artikel ini
Foto : Evakuasi Korban meninggal dunia ke Ambulance.

SeputarDesa.com, Jombang — Cuaca ekstrem yang melanda wilayah Kecamatan Kesamben, Kabupaten Jombang, pada Minggu (29/3) sore memicu insiden tragis di area persawahan Dusun Ngemprak, Desa Kedungbetik. Dua buruh tani yang tengah bekerja sebagai pengangkut padi tersambar petir, mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan satu lainnya selamat.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 15.00 WIB di lahan pertanian milik warga setempat. Kedua korban diketahui merupakan pekerja borongan panen padi. Saat hujan deras turun, aktivitas panen sempat dihentikan demi keselamatan.

Baca Juga :  Gebyar Tahfidz 30 Juz Pertama Kemenag Sidoarjo, Hafalan Siswa Madrasah Dinilai Makin Baik

Namun setelah hujan mereda dan kondisi terlihat lebih aman, para pekerja kembali ke sawah untuk menyelesaikan pekerjaan yang belum tuntas. Naas, tidak lama setelah aktivitas dilanjutkan, petir menyambar area tersebut.

Akibat kejadian itu, seorang pekerja berinisial J (36), warga  Desa Tanjunggunung, Kecamatan Peterongan, meninggal dunia di lokasi. Korban diduga mengalami luka bakar serius akibat sambaran petir.

Sementara rekannya, S, warga Tambakrejo, Desa Jombatan, berhasil selamat meski sempat kehilangan kesadaran. Ia segera dievakuasi oleh warga dan dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.

Baca Juga :  Ketukan Palu Satgas TMMD Ke-127 Bangunkan Harapan di Rumah Warga

Perangkat Desa Kedungbetik, Harianto, menyebut bahwa korban merupakan bagian dari kelompok pekerja borongan yang bertugas mengangkut hasil panen padi. Ia juga menuturkan bahwa perubahan cuaca yang cepat menjadi faktor utama terjadinya insiden tersebut.

Warga sekitar yang mengetahui kejadian itu langsung memberikan pertolongan dan mengevakuasi korban dari tengah sawah. Petugas kepolisian bersama tenaga kesehatan yang tiba di lokasi segera melakukan pemeriksaan awal.

Jenazah korban meninggal dunia telah dibawa pulang ke rumah duka, sementara korban selamat masih menjalani perawatan di fasilitas kesehatan setempat.

Baca Juga :  Transformasi Hijau Pupuk Indonesia: Dari Lahan Subur ke Masa Depan Berkelanjutan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi SeputarDesa.com

 




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

SeputarDesa.com - Mengungkap Fakta, Menjaga Integritas Desa