SeputarDesa.com, Jombang — Pondok Pesantren Al-Aziziyyah Denanyar, Jombang, Jawa Timur, menggelar Haflah Akhirussanah pada Minggu (17/5) sebagai bentuk pelepasan dan pengukuhan santri serta siswa yang telah menyelesaikan pendidikan di berbagai jenjang di bawah naungan yayasan.
Acara tahunan tersebut berlangsung khidmat dan penuh haru dengan dihadiri jajaran pengurus yayasan, dewan asatidz, tokoh masyarakat, serta ratusan wali santri dari berbagai daerah. Pada momentum tahun ini, prosesi kelulusan mencakup tiga jenjang pendidikan sekaligus, yakni Madrasah Diniyah (Madin), Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan Madrasah Aliyah (MA) Al-Azhar.
Sejak pagi hari, suasana penuh rasa syukur tampak menyelimuti area pondok pesantren. Panggung utama dihiasi backdrop bernuansa biru dan emas yang dipadukan dengan dekorasi bunga hidup, menambah kesan sakral dan meriah dalam prosesi pelepasan lulusan.
Rangkaian acara diisi dengan pembacaan doa, prosesi wisuda, hingga penyampaian tausiyah dan wejangan spiritual kepada para wisudawan dan wali santri.
Dalam sambutannya, Agus Haji Abdul Muiz Azis selaku perwakilan pimpinan pesantren menegaskan bahwa menuntut ilmu merupakan kewajiban sepanjang hayat yang harus diiringi dengan semangat pengabdian kepada masyarakat.
“Mencari ilmu adalah kewajiban yang tidak ada batasnya, namun keberkahan sejati dari ilmu tersebut baru akan terlihat ketika kita mampu menyebarkannya dan membawa kemaslahatan bagi umat serta bangsa,” ujar Agus Haji Abdul Muiz Azis di hadapan para wisudawan.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga hubungan silaturahim antara santri dan guru sebagai salah satu kunci keberkahan ilmu. Menurutnya, komunikasi dan hubungan batin yang tetap terjalin antara murid dan asatidz akan menjadi bekal penting dalam kehidupan bermasyarakat.
Selain itu, Agus Haji Abdul Muiz Azis mengingatkan para lulusan agar senantiasa menjunjung tinggi adab dan akhlakul karimah di tengah tantangan moral di era modern.
“Ilmu tanpa adab dapat membawa kerusakan. Karena itu, karakter pesantren harus menjadi identitas utama para santri di mana pun berada,” tegasnya.
Menjelang akhir acara, pihak yayasan turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh santri dan santriwati atas dedikasi serta keistiqamahan mereka selama menempuh pendidikan di Pondok Pesantren Al-Aziziyyah. Ucapan terima kasih juga diberikan kepada para wali santri yang telah mempercayakan pendidikan putra-putrinya kepada lembaga pesantren.
“Kelulusan ini bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan gerbang awal bagi para santri untuk mengabdikan ilmu yang telah diperoleh demi kemaslahatan umat dan bangsa,” ujar salah satu perwakilan pengurus yayasan.
Acara Haflah Akhirussanah kemudian ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan dan keberkahan para lulusan, baik yang akan melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi maupun yang akan langsung terjun mengabdi di tengah masyarakat.
Melalui prosesi yang berlangsung tertib dan penuh khidmat tersebut, Pondok Pesantren Al-Aziziyyah Denanyar kembali menegaskan komitmennya sebagai lembaga pendidikan Islam yang konsisten mencetak generasi muda berilmu, berakhlak, dan berintegritas tinggi dengan tetap memegang teguh nilai-nilai kepesantrenan.(**)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi SeputarDesa.com















