SeputarDesa.com, Jombang – Pondok Pesantren Gadingmangu, Kecamatan Perak, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, menggelar kegiatan santunan bagi ratusan anak yatim dan kaum duafa pada Rabu sore (11/3/2026). Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan acara buka puasa bersama (bukber) yang dihadiri jajaran Forkopimda, pejabat pemerintah daerah, pemerintah desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya.
Kegiatan yang digelar di Pendopo Aula Pondok Pesantren Gadingmangu ini berlangsung penuh kehangatan. Para anak yatim dan kaum duafa tampak antusias mengikuti rangkaian acara hingga menjelang waktu berbuka puasa.
Pimpinan Pondok Pesantren Gadingmangu, H. Mohammad Ali, mengatakan bahwa santunan kepada anak yatim dan duafa merupakan bagian dari ajaran Islam yang sangat dianjurkan. Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya sebagai bentuk bantuan sosial, tetapi juga wujud kepedulian dan kasih sayang kepada sesama.
“Pemberian santunan ini merupakan upaya kami untuk memuliakan anak-anak yatim dan kaum duafa. Selain membantu meringankan beban hidup mereka, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya meneladani Rasulullah SAW,” ujar H. Mohammad Ali dalam sambutannya.
Ia menambahkan bahwa kepedulian terhadap anak yatim memiliki nilai keutamaan yang besar dalam Islam, bahkan diyakini dapat mendatangkan keberkahan serta membuka pintu rezeki bagi mereka yang melakukannya.
Sementara itu, Bupati Jombang yang diwakili Asisten I Bidang Pemerintahan Sekretariat Daerah Kabupaten Jombang, Drs. Purwanto, M.K.P., menyampaikan apresiasi atas kegiatan sosial yang diselenggarakan oleh Pondok Pesantren Gadingmangu tersebut.

Menurutnya, kegiatan santunan di bulan Ramadhan merupakan bentuk nyata kepedulian sosial yang mampu menghadirkan kebahagiaan bagi masyarakat yang membutuhkan.
“Alhamdulillah pada kesempatan ini kita dapat bersama-sama menghadiri kegiatan santunan anak yatim dan duafa yang diselenggarakan Pondok Pesantren Gadingmangu. Ini merupakan bentuk kepedulian sosial yang sangat positif,” kata Purwanto.
Ia juga menyampaikan bahwa Bupati Jombang berhalangan hadir dalam kegiatan tersebut, sehingga kehadirannya mewakili Pemerintah Kabupaten Jombang.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jombang, KH. Ilham Rohim, S.Ag., M.HI., turut memberikan tausiyah kepada para tamu undangan. Dalam ceramahnya, ia mengajak masyarakat memanfaatkan bulan Ramadhan sebagai momentum untuk memperbanyak ibadah dan memperbaiki diri.
“Tirakat itu salah satunya dilakukan dengan berpuasa selama sebulan penuh. Dari situ kita belajar menahan diri, memperbaiki akhlak, dan meningkatkan kepedulian terhadap sesama,” tuturnya.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara menjalankan ibadah wajib, memperbanyak ibadah sunnah, serta mampu mengendalikan emosi sebagai bagian dari pembinaan spiritual umat.

Pada akhir kegiatan, panitia Pondok Pesantren Gadingmangu menyerahkan secara simbolis parcel dan amplop santunan kepada anak-anak yatim dan kaum duafa. Acara kemudian ditutup dengan sesi foto bersama antara panitia, jajaran Forkopimda, pemerintah daerah, tokoh agama, serta para tamu undangan.(**)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi SeputarDesa.com














